Polisi Limpahkan Berkas Kasus Pencabulan Ke Jaksa

pihaknya tidak menutup kemungkinan kalau memang ada laporan lain yang masuk terkait dengan kasus pencabulan.

Polisi Limpahkan Berkas Kasus Pencabulan Ke Jaksa
ISTIMEWA
Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Sujud Alif 

Polisi Limpahkan Berkas Kasus Pencabulan Ke Jaksa Ende

POS-KUPANG.COM|ENDE-- Kasat Reskirm Polres Ende, Iptu Sujud Alif mengatakan bahwa setelah dilakukan serangkain penyedikan dan pemeriksaan para korban dan juga saksi polisi mengirimkan berkas perkara kasus pencabulan yang melibatkan oknum kepala sekolah dengan korban 3 orang siswa ke Kejaksaan Negeri Ende.

Pelimpahan berkas ini adalah pelimpahan tahap pertama dari polisi ke jaksa.

Kasat Reskrim Polres Ende Polres Ende, Iptu Sujud Alif mengatakan hal itu kepada POS-KUPAG.COM, Senin (8/4/2019) ketika dikonfirmasi mengenai perkembangan penyidikan polisi atas kasus dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh oknum kepala sekolah di salah satu SMP di Kota Ende.

Iptu Sujud Alif mengatakan bahwa berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi menyebutkan hanya ada 3 siswa yang menjadi korban pencabulan meskipun ada rumor yang mengatakan bahwa korbannya lebih dari 3 orang.

“Yang kami tahu ada 3 orang korban tidak lebih karena memang yang melaporkan ada 3 orang maka itu yang diproses,”kata Iptu Sujud Alif.

Namun demikian pihaknya tidak menutup kemungkinan kalau memang ada laporan lain yang masuk terkait dengan kasus pencabulan.

Bupati Sumba Barat Keluarkan Surat Teguran kepada Pejabat yang Belum Lapor Harta Kekayaan

Dinas TPHP Mulai Ploting Area Bawang Merah di Malaka

Polsek Loura Amankan 4 Pelaku Pencurian Dan 12 Sepeda Motor

Iptu Sujud Alif mengatakan bahwa meskipun dalam kasus pencabulan itu tercatat ada 3 orang siswi yang menjadi korban namun berkasnya disatukan karena memang tersangkanya satu orang saja yakni oknum kepala sekolah.

Dikatakan dalam kasus pencabulan itu polisi mendapatkan keterangan dari tersangka yang mengakui melakukan pencabulan kepada para siswa.

“Aksi pencabulan dilakukan di dua tempat yang berbeda masing-masing didalam kamar WC yang disatukan dengan ruangan kerja dan juga di ruang kerja yang bersangkutan. Dua orang korban dicabuli didalam ruang kerja sedangkan satu korban lainnya di kamar WC,”kata Iptu Sujud Alif.

Sebelummya diberitakan BS (59) Kepala Sekolah (Kepsek) salah satu sekolah SMP di Kota Ende diduga melakukan aksi pencabulan terjadap siswa putri di sekolah tersebut.

Halaman
123
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved