Listrik Padam, SMA Kristen Boking TTS Lakukan UNBK Susulan

Akibat Listrik Padam, SMA Kristen Boking Kabupaten TTS Lakukan UNBK Susulan

Listrik Padam, SMA Kristen Boking TTS Lakukan UNBK Susulan
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kepala Desk Kabupaten TTS, Obednego Na'atonis, S.Pd (kanan) sedang duduk santai bersama ketua MKKS SMA Kabupaten TTS, Jibrael Yoran (kiri). 

Akibat Listrik Padam, SMA Kristen Boking Kabupaten TTS Lakukan UNBK Susulan

POS-KUPANG.COM | SOE - Akibat adanya pemadaman listrik yang terjadi pada hari kedua pelaksanaan UNBK di SMA Kristen Boking menyebabkan terjadinya bitlockher atau penguncian sistem windows pada komputer.

Hal ini berdampak pada pelaksanaaan ujian mata pelajaran bahasa Inggris untuk sesi dua dan tiga yang terpaksa tidak dilangsungkan. Khusus sesi dua dan tiga baru akan mengikuti ujian bahasa pada UNBK susulan pekan depan.

Bawaslu DKI Turunkan 34 Ribu APK Selama Masa Kampanye

Hal ini diungkapkan kepala help desk Kabupaten TTS, Obednego Na'atonis, S.Pd saat ditemui POS-KUPANG.COM, Senin (8/4/2019) di SMA Negeri 1 Soe. Obed mengatakan, pemadaman listrik terjadi pada Selasa (2/4/2019) sekitar pukul 12.00 WITA saat sesi dua sementara berlangsung.

Pemadaman berlangsung kurang lebih 30 menit sebelum akhirnya hidup kembali. Namun dampak dari pemadaman tiba-tiba tersebut adalah sistem windows terkunci. Untuk membuka kembali sistem windows tersebut, tim help desk harus meminjam VHD dari SMA Negeri Oinlasi.

Kasus Pencabulan oleh Kepala Sekolah SMP di Ende, Polisi Amankan Seragam Korban

Karena tidak adanya back up data, data pengerjaan peserta sesi dua sebelum pemadaman listrik tidak tersimpan sama sekali.

"Begitu pihak SMA Kristen Boking laporkan jika ada masalah, tim help desk langsung turun ke lokasi guna membantu menyelesaikan. Namun karena kesulitan mencari VHD, pekerjaan Pembukaan sistem windows baru bisa dimulai pukul 06.00 WITA dan rampung pukul 19.30 Wita. Namun, saat kita lakukan sinkronisasi data, ternyata data sesi dua tidak tersimpan sama sekali. Sehingga diputuskan untuk sesi dua dan tidak terpaksa mengikuti UNBK susulan," ungkap Obed.

Terkait keseluruhan Pelaksanaaan UNBK di Kabupaten TTS, Ketua MKKS SMA Kabupaten TTS, Jibrael Yoran mengatakan, selain SMA Kristen Boking, 35 SMA lainnya di Kabupaten TTS mengikuti UNBK dengan baik tanpa adanya gangguan listrik dan jaringan internet.

Ia mengaku, tidak semua SMA di Kabupaten TTS melakukan UNBK secara mandiri, beberapa sekolah di pelosok desa, terpaksa mengikuti UNBK bergabung ke sekolah mandiri dengan alasan fasilitas komputer, jaringan internet yang belum memadai.

Oleh sebab itu kedepan, dirinya berharap, pemerintah bisa membantu menyediakan fasilitas komputer dan jaringan internet yang memadai sehingga seluruh SMA bisa menyelenggarakan UNBK secara mandiri.

"Kalau data persis berapa yang UNBK mandiri dan berapa yang bergabung saya tidak punya. Kita kesulitan dalam menghimpun data pasca UPT dihapus Pemda Provinsi. Namun, kedepan, kita berharap pemerintah bisa memberikan bantuan komputer dan menyediakan jaringan internet yang memadai sehingga seluruh SMA bisa menyelenggarakan UNBK secara mandiri," pintanya.

Untuk diketahui Pelaksanaaan UNBK sendiri berakhir pada hari Senin (8/4/2019). UNBK tahun ini terbilang unik, karena walau mengalami jedah hingga empat hari.

Untuk Pelaksanaaan UNBK sendiri, beberapa sekolah bergabung terpaksa harus melakukan mobilisasi siswa-siswi dari desa ke kota guna bergabung dengan SMA yang mandiri menyelenggarakan UNBK. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved