Kampanye Jokowi, Frans Lebu Raya Ajak Warga NTT Jadi Tim Sukses, Ini Alasannya

Kampanye Jokowi, Frans Lebu Raya ajak warga NTT jadi tim sukses, ini alasannya

Kampanye Jokowi, Frans Lebu Raya Ajak Warga NTT Jadi Tim Sukses, Ini Alasannya
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Warga yang hadir mengikuti Kampanye Capres No Urut 01, Jokowi di Lapangan Sitarda Lasiana, Kota Kupang, Senin (8/4/2019) 

Kampanye Jokowi, Frans Lebu Raya ajak warga NTT jadi tim sukses, ini alasannya

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua DPD PDIP NTT, Drs. Frans Lebu Raya mengajak warga NTT untuk menjadi tim sukses bagi Capres No Urut 01, Joko Widodo dan Cawapres, KH. Ma'ruf Amin. Alasannya, Jokowi adalah satu-satunya Presiden RI yang sudah delapan kali mengunjungi NTT.

Lebu Raya menyampaikan hal ini saat tampil dalam kampanye terbuka bagi Capres No Urut 01, Jokowi di Lapangan Sitarda Lasiana, Kota Kupang, Senin (8/4/2019).

Listrik Padam, SMA Kristen Boking TTS Lakukan UNBK Susulan

Menurut Lebu Raya, warga NTT harus bangga karena Jokowi sudah delapan kali berkunjung ke NTT .Karena itu, semua warga NTT harus menjadi tim sukses bagi Capres No Urut 01.

"Saya minta kita semua jadi tim suksesnya pada Jokowi. Kita harus pilih Jokowi, yang mana di era kepemimpinannya, beliau juga membangun tujuh bendungan di NTT," kata Lebu Raya.

Bawaslu DKI Turunkan 34 Ribu APK Selama Masa Kampanye

Gubernur NTT dua periode ini mengatakan, Jokowi sendiri sangat peduli dengan NTT dan merupakan presiden yang paling banyak mengunjungi NTT.

"Karena itu, saya minta kita jadi tim sukses pak Jokowi. Kita harus pilih kembali beliau jadi presiden. Pada pemilu 2014 lalu, beliau saja tidak datang tapi menang di NTT, apalagi kalau datang ,maka itu pak Jokowi harus menang," ujarnya.

Dijelaskan, ketika melakukan kampanye di sejumlah wilayah di NTT, banyak warga menanyakan, soal Jokowi ,yakni Jokowi adalah kader dari partai mana.

"Saat itu saya jawab bilang ,pak Jokowi adalah kader PDIP. Karena itu, ada mari kita mengantar bapak Joko Widodo dan KH.Ma'ruf Amin menjadi Presiden dan Wapres RI," katanya.

Dikatakan, cara memilih yang benar adalah memilih satu dan jangan memilih dua. Sebab, jika memilih dua maka suara yang diberikan tidak sah. "Pilih satu saja baru sah. Kalau pilih dua nanti terbakar," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved