Di TTS Ada Dua Versi DPT Pemilu 2019, Begini Data KPU dan Bawaslu

Di Kabupaten TTS Ada Dua Versi DPT Pemilu 2019, Begini Data KPU dan Bawaslu

Di TTS Ada Dua Versi DPT Pemilu 2019, Begini Data KPU dan Bawaslu
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Juru bicara KPU Kabupaten TTS, Nixon Balla, S.H 

Di Kabupaten TTS Ada Dua Versi DPT Pemilu 2019, Begini Data KPU dan Bawaslu

POS-KUPANG.COM | SOE - KPU Kabupaten TTS dan Bawaslu Kabupaten TTS ternyata memiliki jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pemilu 2019 yang berbeda. Pasca penetapan DPTHP III, terjadi perubahan jumlah DPT untuk Kabupaten TTS dari yang sebelumnya berjumlah 299.838 pemilih.

Versi KPU Kabupaten TTS, menurut juru bicara KPU Kabupaten TTS, Nixon Balla, SH, dari jumlah DPT awal 299.838 berubah menjadi 299.880 pasca penetapan DPTHP III karena adanya penambahan 42 pemilih dari daftar pemilih khusus (DPK) yang masuk ke DPT.

Inilah 5 Negara dengan Jumlah Militer Udara Terkuat di Dunia

"Memang ada perubahan jumlah DPT hasil penetapan DPTHP III. Dari jumlah 500-an DKP yang diajukan Bawaslu Kabupaten TTS untuk dimasukkan ke DPT, yang terakomodir masuk ke DPT hanya ada 42 pemilih sehingga jumlah DPT naik menjadi 299.880. Sedangkan DPK lainnya akan diakomodir melalui surat suara cadangan," ungkap Nixon melalui sambungan telepon genggam, Minggu (7/4/2019) pagi.

Sedangkan versi Bawaslu Kabupaten TTS, menurut Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay, jumlah DPT awal 299.838 mengalami peningkatan menjadi 299.896 pasca penetapan DPTHP III. Hal ini dampak dari penambahan 58 pemilih dari DPK.

Yenni Wahid: Bendera NU Tidak Boleh Dikibarkan di Kampanye 01 atau 02

Ia merincikan DPK yang masuk ke dalam DPT berasal dari Amanuban Timur sebanyak 42 pemilih dan 16 pemilih dari Mollo Barat. Awalnya, Bawaslu mengusulkan sebanyak 555 DPK, tetapi yang diakomodir ke dalam DPT hanya 58 pemilih.

"Jumlah DPT kita saat ini mengalami peningkatan menjadi 299.896. Ada penambahan 58 pemilih dari DPK yang masuk ke dalam DPT. Sedangkan DPK sisanya akan diakomodir hak suaranya melalui surat suara cadangan," jelas Melky.

Versi KPU Kabupaten TTS dan Bawaslu Kabupaten TTS terkait jumlah DPT mengalami selisih 16 pemilih.

Diberitakan sebelumnya, Hingga H- 10 pelaksanaan pemilu 2019 (17 April), KPU Kabupaten TTS masih mengalami kekurangan logistik. Mulai dari surat suara, formulir hingga stiker.

Juru bicara KPU Kabupaten TTS, Nixon Balla, SH yang dikonfirmasi pos Kupang, Minggu (7/4/2019) mengatakan, kekurangan surat suara yang terjadi disebabkan karena dari total surat suara yang dikirim awal, ada sebagian surat suara yang mengalami kerusakan. Ke lima jenis surat suara masih mengalami kekurangan hingga saat ini.

Terbanyak, jenis surat yang belum lengkap adalah surat suara DPR RI dan DPRD Provinsi NTT. Sedang jenis surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden RI mengalami kekurangan yang paling sedikit jumlahnya. Namun dirinya tidak memberikan rincian angka pastinya dengan alasan belum mendapatkan datanya dari staf KPU Kabupaten TTS. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved