BRIlife Ajak Masyarakat NTT Persiapkan Hari Tua dan Pendidikan Anak

BRIlife telah hadir di NTT sejak tahun 2016 untuk melayani kebutuhan nasabah agar dapat menabung jangka panjang.

BRIlife Ajak Masyarakat NTT Persiapkan Hari Tua dan Pendidikan Anak
POS-KUPANG.COM/YENI RAHMAWATI
sosialisasi BRILife di Polsek Alak 

BRIlife Ajak Masyarakat NTT Persiapkan Hari Tua dan Pendidikan Anak

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG- BRIlife telah hadir di NTT sejak tahun 2016 untuk melayani kebutuhan nasabah agar dapat menabung jangka panjang.

BRIlife merupakan anak perusahaan dari Bank Rakyat Indonesia, yang hadir untuk memenuhi kebutuhan nasabah secara finansial. Mulai dari kebutuhan kredit, tabungan biasa dan tabungan jangka panjang.

"Kami Brilife fokus pada kebutuhan keuangan dalam jangka waktu yang panjang seperti proteksi hari tua dan pendidikan anak," kata Manager Brilife, Yanti, ketika menggelar Sosialisasi di Polsek Alak, Sabtu (6/4/2019).

Ini Alasan Pemerintah Tetap Berikan Subsidi ke KRL

Yanti menjelaskan bagi nasabah BRI yang merupakan verol BRI tabungannya bisa langsung diauto debet melalui gaji. Dengan tanggal auto debet mulai tanggal 1, 10, 15 dan seterusnya.

Baik untuk Hari Tua dan Pendidikan Anak waktu minimum 10 tahun, dengan tabungan mulai Rp 300.000 per bulan. Setelah menabung nasabah bisa mengambilnya di atas tahun kelima.

"Proteksi ini akan membantu Bapak/Ibu untuk bisa rajin menabung karena langsung memotong dari rekening, baik untuk persiapan hari tua dan pendidikan anak dengan bunga yang lebih bagus. Nasabah juga akan mendapatkan asuransi jiwa selama ini 100 tahun. Jadi tak hanya berinvestasi tapi juga ada asuransi, seperti asuransi jiwa, asuransi meneruskan tabungan, asuransi lumpuh atau meninggal karena kecelakaan," tuturnya.

Jiwasraya Akan Terbitkan Obligasi Senilai Rp 500 Miliar

Diakuinya, nasabah Brilife di NTT sudah lumayan banyak dan baru satu keluarga nasabah yang melakukan klaim karena meninggal.

Selain sosialisasi dari BRIlife ada juga Sosialisasi Kesehatan yang digelar oleh Yayasan Kanker Indonesia.
Yayasan ini menjelaskan mengenai berbagai obat tradisional dari tumbuh-tumbuhan untuk berbagai penyakit, terutama kanker.

Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra, S. H beserta anggota dan juga Ketua Bhayangkari Ranting Alak, Ny Ni Wayan Gede Sucitra, beserta anggota terlihat antusias mengikuti sosialisasi tersebut.

Menurut Kompol I Gede Sucitra, dua sosialisasi ini sangat bagus karena selain menambah pengetahuan juga membantu para anggota untuk bisa mempersiapkan proteksi hari tua maupun pendidikan.

"Jadi siapa yang ingin mendapatkan obat tradisional dan ingin proteksi hari tua dan pendidikan anak, bisa langsung menyampaikan di sosialisasi ini," ujarnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved