Veronika Senang Bupati Malaka Cek Pelayanan di Dinas Dukcapil

Warga Kobalima, Veronika Abuk mengaku senang karena bupati mengecek langsung pelayanan e-KTP di Dinas Dukcapil.

Veronika Senang Bupati Malaka Cek Pelayanan di Dinas Dukcapil
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
-Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Malaka, Jumat (5/5/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN---Warga Kobalima, Veronika Abuk mengaku senang karena bupati mengecek langsung pelayanan e-KTP di Dinas Dukcapil.

Veronika yang mengurus perubahan Kartu Keluarga tersebut mengharapkan Dinas Dukcapil Malaka bisa membenahi pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat merasa lebih puas. Pasalnya selama ini informasi soal jangka waktu penyelesaian sebuah dokumen kependudukan belum diketahui masyarakat.

Veronika juga senang ketika bupati memerintahkan dinas agar e-KTP yang sudah diterbitkan dibagikan oleh pemerintah desa sehingga membantu masyarakat dalam hal biaya tranportasi dan hemat waktu.

John Seran asal Besikama mengatakan, solusi yang diberikan Bupati Stef sangat tepat. Apabila, KTP sudah dicetak dan belum diambil warga maka sebaiknya dibagikan ke desa untuk didistribusikan ke warga.

"Bagus kalau desa yang bagikan. Lebih hemat waktu dan bisa bantu orang dispenduk dong," kata John yang sedang mengurus penggambilan e-KTP.

Untuk diketahui, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran berkantor berapa saat di Dinas Kependudukan dan Pencatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Malaka, Jumat (5/5/2019).

Bupati ingin melihat secara jelas alur dan proses pelayanan e-KTP di Dinas Dukcapil yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat.

Setelah dicek, kata Bupati Stef, pelayanan e-KTP sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Namun terkadang masyarakat tidak sabar menunggu sehingga sebelum e-KTP diserahkan, warga yang bersangkutan sudah pulang lebih awal. Lalu, warga juga tidak datang mengecek kembali e-KTP.

Atas kondisi demikian, Bupati Stef memerintahkan Kadis Dukcapil untuk memanggil camat dan kepala desa untuk menerima e-KTP yang sudah dicetak. Lalu kepala desa mendistribusikan e-KTP kepada warga yang bersangkutan sebelum tanggal 17 April.

"Hari ini saya perintahkan kepala dinas supaya panggil camat dan kepala desa untuk datang menggambil KTP yang sudah dicetak supaya dibagikan kepada masyarakat sebelum tanggal 17 April 2019," kata Bupati Stef.

Menurut Bupati Stef, ia melakukan itu supaya hak masyarakat mendapatkan e-KTP terpenuhi dan warga yang bersangkutan bisa mengikuti pemilu tanggal 17 April 2019.

Bupati Stef menghimbau kepada masyarakat agar dalam mengurus dokumen kependudukan harus sabar dan taati aturan. Hal ini mengingat tenaga di Dinas Dukcapil terbatas. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved