Terdakwa Kasus PNPM Mandiri Kota Baru Divonis Bersalah

Para terdakwa kasus PNPM Mandiri di Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende, divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pindak Pidana Korupsi Kupang

Terdakwa Kasus PNPM Mandiri Kota Baru Divonis Bersalah
pos kupang.com, romualdus pius
Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Sudarso SH 

"Akibat tindakan para tersangka menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 300 juta," jelas Kejari Sudraso.

Abdon mengatakan terjadinya penyimpangan keuangan PNPM Mandiri di Kecamatan Kota Baru dikarenakan para pengurus PNPM Mandiri sebanyak 5 orang saling membagi uang PNPM Mandiri diantara mereka dengan alasan peminjaman yang besarnya berfarisi.

Adapun para pengurus yang keciprat uang PNPM Mandiri masing-masing atas nama Lambertus Toni Roga selaku Ketua UPK mendapatkan uang sebesar Rp 60 Juta.

Ambros Sena selaku sekretaris mendapatkan uang sebesar Rp 20 Juta.

Kejari Ende Lanjutkan Proses Hukum Kasus PNPM Kota Baru

Maria Edeltrudis Pana selaku bendahara UPK mendapatkan uang sebesar Rp 30.750.000,00. Yohanes Osmini selaku BKAD mendapatkan uang sebesar Rp 40 Juta serta Hironimus Raro mendapatkan uang sebesar Rp 15 Juta.

Uang-uang yang dipinjam tersebut belum termasuk honor yang diambil secara ilegal oleh para pengurus PNPM Mandiri, Kecamatan Kota Baru padahal secara nasional program tersebut sudah dihentikan,ujar Kejari Sudarso.

Penahanan para tersangka berdasarkan Surat Perintah Penahan Kepala Kejaksaan Negri Ende Nomor : PRINT-04/P.3.14/Fd.1/11/2018 tanggal 28 November 2018 untuk melakukan penahanan terhadap para tersangka yang disangka melanggar pasal 2 ayat (1) jo.Pasal 18 UU.RI No 31 tahun 1999 sebagai mana telah diubah dan ditambah dengan UU. RI No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo.Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, subsidair pasal 3 jo pasal 18 UU.RI No 31 tahun 1999 sebagai mana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1)ke-1 KUHP, terhitung mulai tanggal 28 November 2018 sampai dengan 17 Desember 2018 di Rumah Tahanan Negara /Lembaga Pemasyarakatan Ende di Ende selama 20 hari.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved