Pemda Ende Tidak Bisa Membantu Guru Honor SMA

Bupati Ende, Ir. Marsel Petu pada pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kabupaten Ende mengatakan, Pemda Ende tidak bisa membantu guru honor SMA/SMK

Pemda Ende Tidak Bisa Membantu Guru Honor SMA
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Bupati Ende, Ir. Marsel Petu 

Pemda Ende Tidak Bisa Membantu Guru Honor SMA

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Bupati Ende, Ir. Marsel Petu pada pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kabupaten Ende mengatakan,  Pemda Ende tidak bisa mengintervensi keberadaan para guru honor yang mengajar di SMA/SMK.

Alasnnya, segala kewenangan sudah diambil alih oleh pemerintah  provinsi termasuk gaji maupun tunjangan atau instif lainnya.

Pemda Ende ujar Bupati Marsel hanya bisa membantu untuk memberikan tunjangan tambahan bagi para guru honor SD dan SMP dalam jumlah yang berfariasi antara Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta tergantung dari tingkat pendidikan.

Kepsek SMA Alsiora Ende Belum Bisa Naikan Gaji Guru Honor

“Kita memang menaruh prihatin namun bagaimana lagi segala kewenangan guru-guru honorer yang mengajar di tingkat SMA dan SMK diambil alih oleh pihak provinsi. Kalau saja masih jadi kewenangan Pemda Ende maka kesejahteraan mereka akan ditingkatkan,”kata Bupati Marsel.

Oleh karena itu pihaknya berharap agar Pemerintah Provinsi NTT juga bisa memperhatikan nasib para guru honor yang mengajar di SMA maupun SMK karena hal itu menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

Sebelumnya, Hartini, guru honorer di SMA Alisiora, Ende berharap pemerintah bisa meningkatkan kesejahteraan mereka baik dengan menaikan gaji atau upah mereka setiap bulan ataupun dengan cara mengangkat mereka menjadi PNS.

Guru Honor Di Ende Berharap Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan

Kepada Pos Kupang.Com, Jumat (5/4/2019) di Ende, Hartini mengatakan bahwa dirinya sudah mengabdikan diri di SMA Alsiora Ende selama 9 tahun sebagai guru dengan gaji yang diterima dari sekolah sebesar Rp 800 Ribu perbulan.

Gaji sebesar Rp 800 ribu itu menurutnya tidaklah pas dengan kondisi ekonomi saat ini yang mana barang-barang kebutuhan di pasar harganya mahal dan terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved