Kapolres Ngada : Jangan Ada Penyelewengan Soal Bansos

dikoordinasikan terlebih dahulu jika memang ada hal-hal berpontensi konflik. Harus dikomunikasikan dengan pihak Dinas dan juga kepolisian.

Kapolres Ngada : Jangan Ada Penyelewengan Soal Bansos
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Kapolres Ngada, Andhika Bayu Adhittama S.I.K., M.H. 

Kapolres Ngada : Jangan Ada Penyelewengan Soal Bansos

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Kapolres Ngada, AKBP Andhika Bayu Adhittama S.I.K., M.H, mengingatkan agar tidak boleh ada penyelewengan terkait penyaluran Bansos kepada masyarakat.

AKBP Andhika menegaskan sesuai MoU Kementerian Sosial dan Kapolri beberapa waktu lalu, polisi dalam hal ini Polres hingga ke Polsek memiliki gugus tugas untuk memastikan bantuan sosial sampai kepada masyarakat yang menjadi sasaran.

"Kami melakukan pengamanan distribusi bantuan sosial kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan dan kurang mampu. Saya rasa camat dan desa sudah mengetahui itu. Presiden menginginkan agar bantuan tersebut tepat sasaran. Tidak ada penyimpangan," ungkap AKBP Andhika, Jumat (5/4/2019).

Ia menerangkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para camat dan kepala desa. Maka untuk menghindari potensi konflik kita anjurkan agar Bansos harus benar-benar tepat sasaran.

"Potensi rawan konflik itu ada. Mohon perhatian Camat dan Desa terkait Bansos. Ada yang tidak valid. Misalkan data tidak terupdate," ujarnya.

Disdukcapil TTS Buka Layanan Khusus Bagi Pelajar berusia 17 Tahun

Ini Perkiraan Cuaca Aktual Penerbangan di Bandara El Tari Kupang

KPU Ngada Pastikan Surat Suara Pengganti Segera Tiba di Bajawa

Ia mengatakan mohon dikoordinasikan terlebih dahulu jika memang ada hal-hal berpontensi konflik. Harus dikomunikasikan dengan pihak Dinas dan juga kepolisian.

"Tolong betul-betul berkoordinasi soal bansos ini dan apabila tidak sesuai tolong dilaporkan," ujarnya.

Ia menegaskan jangan mencari masalah terkait Bansos dan jangan melanggar aturan.

"Tolong jangan mencari kesempatan tidak baik mendistribusian Bansos. Jalankan dengan baik saat penyaluran. Jangan melanggar aturan.
Tolong dikoordinasi dan komunikasi dengan baik," ujarnya.

Ia meminta agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka pihak kecamatan dan para kepala selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Bansos.

"Kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat. Meski disosialisasikan kepada masyarakat. Kalau misalkan para kepala desa belum mengerti silakan berkomunikasi dengan pimpinan yang lebih tinggi misalkan Dinas Sosial Kabupaten," ujarnya.

Kirim Foto Bugil ke Pacar, Guru Matematika Ini Dipecat Lantaran Fotonya Ditemukan Murid

Tinggalkan Anak Yang Masih Balita, Sangeeta Gantung Diri Gara Gara Suami Makan Malam di Rumah Mertua

Ia mengharapkan agar di Kabupaten Ngada boleh ada penyelewengan terkait penyaluran atau pendistribusian Bansos kepada masyarakat.

"Saya berharap di Kabupaten Ngada tidak ada penyelewengan. Saya ingatkan jangan berupaya mencoba untuk melakukan penyelewengan terhadap bansos ini. Kami awasi hingga selesai. Tolong jangan buat pelanggaran. Jangan cari untung," ujarnya.()Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved