WKRI Punya Peran Penting Dalam Pembangunan

WKRI harus menemukan cara terbaik untuk pendidikan karakter dan membina masa depan generasi muda

WKRI Punya Peran Penting Dalam Pembangunan
POS KUPANG/RICARDUS WAWO
Konferensi Cabang I WKRI DPC St Fransiskus dari Asisi, BTN-Kolhua, Kota Kupang, Rabu (3/4/2019). 

WKRI Punya Peran Penting Dalam Pembangunan

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Organisasi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) punya sejarah panjang dalam memajukan generasi masa depan yang berkualitas. Sampai dengan saat ini, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) diharapkan mampu berperan besar memajukan generasi manusia yang unggul dan berkualitas sejak dari keluarga, masyarakat dan gereja.

Ketua Presidium DPD WKRI NTT, Ursula Dando, mengatakan perempuan mempunyai peran besar dalam pembangunan dari rumah sampai masyarakat.

"Perempuan punya talenta yang luar biasa. Saya tahu kemampuan yang masih disimpan harus ditumbuhkan lewat forum-forum seperti ini," ujarnya saat membuka Konferensi Cabang I WKRI DPC St Fransiskus dari Asisi, BTN-Kolhua, Kota Kupang, Rabu (3/4/2019).

Konferensi Cabang I WKRI DPC St Fransiskus dari Asisi, BTN-Kolhua, Kota Kupang, Rabu (3/4/2019).
Konferensi Cabang I WKRI DPC St Fransiskus dari Asisi, BTN-Kolhua, Kota Kupang, Rabu (3/4/2019). (POS KUPANG/RICARDUS WAWO)

Konferensi cabang dengan tema 'WKRI Menjadi Landasan Keluarga, Gereja dan Masyarakat di Era Milenial' itu, menurut Ursula merupakan pilihan yang tepat untuk mempersiapkan perempuan di era milenial.

"Saya beri apresiasi kepada pengurus yang lakukan konfercab tepat pada waktunya."

Dr. Ahmad Atang : Survei Keunggulan Capres 01 Tidak Akan Berubah

Bupati Malaka Ajarkan Sopir Mobil Dinas Cara Parkir Yang Benar

Disampaikannya, masih terlalu banyak persoalan yang dihadapi di dalam keluarga, masyarakat dan lingkungan.
Di era milenial, WKRI harus menemukan cara terbaik untuk pendidikan karakter dan membina masa depan generasi muda. Anak anak harus dididik cerdas.

Belum ada yang bisa kita banggakan secara ekonomi, kehadiran WKRI, katanya, hendaknya jadi jembatan antar masyarakat dan pemerintah dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

Ia menambahkan, Kota Kupang sebagai kota yang sedang berkembang tentu banyak masalah sosial yang sudah timbul. Masa depan gereja dan bangsa, lanjutnya, tergantung dari apa yang telah dilakukan. Ia mencontohkan, peningkatan angka HIV/AIDS sudah sangat memprihatinkan, perdagangan orang, dan degradasi moral.

"Jangan pernah tinggal diam untuk lakukan perubahan. Angka gizi buruk juga cukup tinggi. Maraknya prostitusi online yang juga jadi tantangan era milenials. Pada kesempatan itu, dia meminta anggota WKRI untuk menyukseskan Pemilu April 2019. "Datangi TPS dan pastikan supaya kita menggunakan hak pilih," lanjutnya.

Ketua WKRI DPC St Fransiskus dari Asisi, Yudith Bele Salassa, mengungkapkan
pada 3 April 2016 DPC WKRI Fransiskus dari Asisi dilantik oleh Romo Simon Tamelab. Pada kesempatan itu, konferensi harus mengangkat isu masyarakat di era milenial.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved