Sebanyak 16 Warga Sumba Timur Meninggal Akibat DBD, Ini Imbauan Bupati Gidion Mbiliyora

Sebanyak 16 warga Sumba Timur meninggal akibat DBD, ini imbauan Bupati Gidion Mbiliyora

Sebanyak 16 Warga Sumba Timur Meninggal Akibat DBD, Ini Imbauan Bupati Gidion Mbiliyora
Aetra
ilustrasi demam berdarah 

Sebanyak 16 warga Sumba Timur meninggal akibat DBD, ini imbauan Bupati Gidion Mbiliyora

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak 875 warga Sumba Timur terkena demam berdarah dengue ( DBD) hingga Rabu (3/4/2019). Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 orang telah meninggal dunia.

Hal ini disampaikan Bupati Sumba Timur Gidion Mbiliyora, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon seluler, Rabu malam.

Tim Polda NTT Adakan Studi Kelayakan untuk Pembentukan Polres di Nagekeo

"Dari ratusan warga yang terkena DBD, 12 orang masih opname di rumah sakit," kata Gidion.

Para pasien DBD itu, lanjut Gidion, dirawat di tiga rumah sakit di wilayah Sumba Timur, yakni RSUD Umbu Rara Meha, RSK Lindimara, dan RSU Imanuel Waingapu.

BREAKING NEWS: Mandi di Got Saat Hujan Deras, Bocah Asal Manggarai Ini Hilang

Terkait kejadian itu, ia mengimbau masyarakat untuk bergerak secara serentak, membersihkan lingkungannya dan membagikan abate.

Saat ini, semua kecamatan hingga ke desa telah melaksanakan kegiatan Jumat bersih dan melaporkan perkembangan DBD setiap hari, pada masing-masing kecamatan. "Kita doakan, jangan ada korban lagi," harap Gidion. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved