Mama Vm Terkejut Anaknya Hamil, Keluarga Naik Pitam, Pelaku Pencabulan Kabur

Mama Vm Terkejut Anak Gadisnya Hamil 4 Bulan, Siswi SMP Keranjingan Seks Lakukan Hubungan Intim dengan Banyak Pria

Mama Vm Terkejut Anaknya Hamil, Keluarga Naik Pitam, Pelaku Pencabulan Kabur
Daily Mail via Tribun Pekanbaru
Ilustrasi 

Mama Vm Terkejut Anaknya Hamil, Keluarga Naik Pitam, Pelaku Pencabulan Kabur

POS-KUPANG.COM - Mama Vm terkejut bukan kepalang, begitu mendengar penjelasan petugas kesehatan Puskesmas Sikumana, Kota Kupang, NTT.

Mama Vm tak menyangka, jika kedatangannya ke Puskesmas Sikumana untuk mengobati luka anak gadisnya itu ternyata membongkar aib. Ya, anak gadisnya yang berusia 17 tahun, VN dinyatakan hamil empat bulan.

Seakan tak percaya, warga Airlobang, Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, NTT ini pun kemudian melaporkan kepada keluarga besar.

Setelah didesak keluarga, VN yang masih berstatus pelajar kelas II SMA di Kota Kupang itu pun mengakui kondisinya.

Ia mengaku dihamili oleh DT, seorang penjaga toko di Kupang.

Tak pelak, keluarga pun naik pitam dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Oebobo Kota Kupang, Sabtu (30/3/2019) siang.

Meghan Markle Hamil Tua, Kate Middleton Dirumorkan Mengandung Anak Keempat

Sinopsis & Live Streaming Drama Korea 100 Days My Prince Tayang di Trans TV Kamis (4/4/2019)

10 Ribu Massa Akan Banjiri Kampanye Jokowi di Waigete, Kabupaten Sikka

Beli Fortuner Pakai Uang KONI, Pejabat Kemenpora Beralasan Pinjam Uang

"Keluarga melaporkan kasus ini karena korban masih bersekolah dan masih berstatus anak di bawah umur," ujar Kapolsek Oebobo Polres Kupang Kota Kompol I Ketut Saba.

Kejadian persetubuhan sendiri, lanjut Komang, terjadi di Kelurahan Kuanino Kecamatan Kota Raja Kota Kupang pada bulan November 2018.

Berdoa Supaya Tak Hamil

Tak hanya Mama Vm yang memeriksakan sakit luka putrinya ke puskesmas lalu terbongkar kondisi kehamilannya, Ibu Her juga tak sengaja mendengar anak gadisnya berdoa agar tidak hamil usai sholat maghrib.

Kejadian ini berawal dari gadis berinisial Her yang berusia 16 tahun ini mengaku jika dirinya dipaksa untuk melayani sang kekasih yang berinisial ET (19).

Mengutip BangkaPos, awalnya Her menutupi kehamilannya tersebut. Namun akhirnya sang ibu, Sum (55) mengetahuinya dan mendatangi ET.

Pria tanggung ini tercatat sebagai warga Keman Baru No 30 Kecamatan Pampangan, dan bekerja menjaga tambak ikan di sebelah rumahnya.

Saat didatangi, ET mencoba melarikan diri namun karena keluarga Her ramai, ia pun langsung diamankan dan dibawa ke Polresta Palembang.

"Kejadian ini terkuak oleh ibu saya saat mendapati adik saya Her sedang solat maghrib tadi malam. Her didengar ibu saya berdoa meminta jangan hamil. Jadi didengar ibu saya," ungkap Bambang, kakak korban.

Setelah itu, keluarga Her langsung mendatangi ET dan menyerahkannya ke Polresta Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kami tidak terima oleh ulah ET. Oleh karena itu kami bawa dia ke kantor polisi, biar dia jera. Kalau dari pengakuan adik saya, mereka memang pacaran, tapi kalau pacaran jangan sampai begitu," katanya.

Akhirnya ET pun mengakui perbuatannya dan hendak bertanggungjawab. "Kami pacaran Pak. Kami melakukan itu karena suka sama suka. Saya tidak tahu kalau Her hamil. Atas kejadian ini saya sanggup bertanggungjawab," katanya.

Foto Bocah Diggilir Beredar

Pergaulan remaja semakin tak terkontrol. Anak baru gede (ABG) seolah tak malu lagi berbuat tak senonoh.

Di media sosial beredar sejumlah foto seorang gadis ABG bersama sejumlah ABG pria. 

Pada foto-foto itu, gadis ABG berulah berfoto bagaikan model majalah dewasa seluruh tubuhnya dirabah oleh teman lelakinya.

Perbuatan mesum yang tak seharusnya dilakukan parah bocah ini sudah dianggap hal biasa bagi remaja masa kini, seakan perbuatannya itu menjadi kebanggaan bagi dirinya.

Foto-foto itu viral di dunia maya.

Berbuat Tak Senonoh di Warnet

Dua pelajar SMP diamankan aparat kepolisian karena telah melakukan hubungan badan layaknya suami istri di sebuah warung internet.

Belakangan terungkap, pasangan ini sudah melakukan hubungan badan sebanyak tujuh kali.

Kasus ini terungkap setelah orang tua anak perempuan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsekta Makassar.

Kedua anak di bawah umur tersebut berinisial MR dan DRA. Mereka mengaku berpacaran beberapa bulan terakhir, dan telah melakukan hubungan badan layaknya seperti suami istri.

Wakil Kepala Polrestabes Makassar, AKBP Hotman Sirait yang dikonfirmasi, mengatakan, kasus persetubuhan tersebut awalnya dilaporkan pihak keluarga anak perempuan ke Polsekta Makassar.

Namun, kasus tersebut diambil alih oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar.

“MR dan DRS mengaku berpacaran sejak Maret 2018 lalu dan mereka telah melakukan hubungan badan layaknya suami istri sebanyak 7 kali di beberapa tempat berbeda. Keduanya pernah melakukan hubungan intim di sebuah warnet milik temannya di Jalan Veteran Utara. Meminjam kamar temannya yang pemilik warnet untuk berhubungan intim,” katanya.

Hotman menuturkan, kasus ini terungkap lantaran anak perempuan tersebut tidak pulang ke rumah semalaman.

Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian hingga berhasil menemukan keduanya.

“Anak laki-laki yang bawa kabur anak perempuan itu sempat dipukuli sebelum dibawa ke Polsekta Makassar. Karena kasus ini anak di bawah umur, makanya Unit PPA Polrestabes Makassar kemudian mengambil alih. Kasus ini masih diselidiki penyidik dan kedua anak di bawah umur tersebut masih menjalani pemeriksaan,” tegasnya.

Siswi SMP Keranjingan Seks

Sementara itu, seorang gadis remaja mengaku berhubungan seks dengan banyak pria di sekolah. Kejadian ini ia lakukan sejak kelas 1 SMP.

Aktivitas tidak bermoral dari siswa kelas 1 SMP itu diungkap salah satu teman kelasnya kepada guru konseling.

Pada hari Rabu, guru tersebut menanyai anak berusia 14 tahun tersebut.

Siswa tersebut mengaku berhubungan seks sejak kelas 1 dengan beberapa pria di berbagai lokasi termasuk di kelas, di bawah tangga, rumah telantar, dan juga rumah mereka.

Gadis itu juga mengakui hal itu terjadi atas persetujuan dua pihak, tapi dia tidak pernah meminta uang setelah berhubungan seks.

Selain teman sekolah laki-laki yang sama, siswa tersebut mengaku pernah tidur dengan beberapa siswa laki-laki dari dua sekolah menengah dan pria lainnya.

Kepala Investigasi Kriminal Melaka Malaysia, Asisten Komisaris Kamaluddin Kassim mengatakan bahwa para siswa dipindahkan ke sekolah lain di Ayer Keroh karena masalah disiplin.

"Segera setelah kami memiliki informasi rinci tentang aktivitas seksual siswa, guru tersebut telah membawa siswa tersebut untuk mengajukan laporan polisi," katanya seperti dilansir mstar.com.my.

Pada hari Jumat, polisi menahan 11 siswa sekolah berusia antara 13 dan 16 dari tiga sekolah menengah atas dan dua tersangka berusia 21 tahun.

Semua tersangka akan diselidiki berdasarkan Bagian 376 (1) dan Bagian 377B KUHP untuk memperkosa dan melakukan hubungan seksual di luar pernikahan.

"Siswa perempuan tersebut dikirim ke Rumah Sakit Malaka untuk menjalani tes kesehatan dan kemudian merekomendasikannya melalui evaluasi kejiwaan."

"Kami akan menyelesaikan penyelidikan sebelum menyerahkannya kepada Wakil Jaksa Penuntut Umum untuk tindakan lebih lanjut," katanya. (POS-KUPANG.COM/Ryan Nong)

Mama Vm Terkejut Anak Gadisnya Hamil 4 Bulan, Siswi SMP Keranjingan Seks Lakukan Hubungan Intim dengan Banyak Pria

Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved