Kodi Mete Jadi Anggota Kopdit Swasti Sari

Bupati Terpilih, Sumba Barat Daya ( SBD), dr. Kornelius Kodi Mete masuk menjadi anggota Kopdit Swasti Sari Cabang Sumba Barat Daya di Tambolaka.

Kodi Mete Jadi Anggota Kopdit Swasti Sari
POS-KUPANG.COM/GERARDUS MANYELLA
GM Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan mengenakan baju koperadi kepada dr. Kornelius Kodi Mete, Kamis (4/4/2019). 

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA - Bupati Terpilih, Sumba Barat Daya ( SBD), dr. Kornelius Kodi Mete masuk menjadi anggota Kopdit Swasti Sari Cabang Sumba Barat Daya di Tambolaka.

Dokter Nelis, sapaan akrabnya menjadi anggota ke 1.166 yang ditandai dengan pengenaan baju dan buku anggota Kopdit Swasti Sari oleh General Manager, Yohanes Sason Helan
di sela acara panen raya jagung hibrida di Desa Kapaka Madeta, Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya, Kamis (4/4/2019).

Manager Cabang SBD, Danang Surya Pranata, S. Kom mengatakan Kopdit Swasti Sari Cabang SBD didirikan tahun 2016 dan saat ini beranggotkan 1.166 orang dengan total aset Rp 10,1 miliar.

Guru Kontrak di Sumba Barat Minta Bayar Honor Tepat Waktu

Baik General Manager maupun Manager Cabang memberikan apresiasi kepada dr. Kornelius Kodi Mete yang September mendatang dilantik menjadi Bupati SBD berkenan menjadi anggota Kopdit Swasti Sari.
Kodi Mete mengaku sungguh bahagia menjadi anggota Kopdit Swasti Sari,sungguh bahagia menyaksikan panen raya jagung. Kebahagiaan dirinya direstui alam Kodi yang dibuktikan dengan guyuran hujan.

Pencarian Warga Rahong Utara yang Hilang Dibawa Air Belum Membuahkan Hasil

Hasil yang diraih petani adalah sebuah hasil yang gila. Dia memberikan apresiasi kepada Kopdit Swasti Sari, WVI dan Nufarm yang telah mendampingi dan memberikan kemudahan-kemudahan bagi petani meraih kesejahteraan.

Kodi Mete berjanji, ke depan panen harus pake mesin. "Jangan biarkan lahan tertidur, jangan berkelahi karena tanah sejengkal, "pesan Kodi Mete.

Menurut Kodi Mete, perlu dipikirkan industri pasca panen dan ini butuh kepintaran menguasai teknologi.

"Sekolahkan anak-anak.Jangan ragukan lapangan kerja, karena tetap ada di kebun, "kata Kodi Mete. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Gerardus Manyella)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved