Bupati Stef Tegaskan kepada Sekda agar CPNS Tidak Boleh Pindah dari Malaka

Bupati Stef Tegaskan kepada Sekda agar CPNS Tidak Boleh Pindah dari Kabupaten Malaka

Bupati Stef Tegaskan kepada Sekda agar CPNS Tidak Boleh Pindah dari Malaka
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran menyerahkan SK 80 persen kepada CPNS formasi Kabupaten Malaka tahun 2018 di Pantai Loodik, Kamis (4/4/2019). 

Bupati Stef Tegaskan kepada Sekda agar CPNS Tidak Boleh Pindah dari Kabupaten Malaka

POS-KUPANG.COM | BETUN - Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran menyerahkan Surat Keputusan (SK) 80 persen kepada CPNS formasi Kabupaten Malaka tahun 2018 di Pantai Loodik, Kamis (4/4/2019).

Total CPNS Kabupaten Malaka formasi 2018 yang terisi sebanyak 436 orang dari formasi 500 orang.

Bupati Malaka dalam sambutannya mengatakan, CPNS yang sudah menerima SK diminta untuk bekerja dengan baik, jujur dan taat.

KPU Sumbar Belum Terima Kembali Pengganti Surat Suara Rusak

Kepada Sekda Malaka, Bupati menegaskan agar setelah diangkat 100 persen tidak boleh memberikan surat mutasi para CPNS dari Kabupaten Malaka. Karena CPNS yang lulus itu merupakan putra dan putri Malaka yang dibuktikan dengan KTP dan melalui perjuangan yang tidak mudah.

"Saya ingatkan Pak Sekda, tidak boleh pindah dari Kabupaten Malaka setelah diangkat 100 persen. Tidak gampang untuk mendapatkan satu formasi. Perjuangan ini bercucurkan keringat dan merendahkan diri supaya dapat formasi," ungkap Bupati Stef.

Lembata Kekurangan 35 Ribu Surat Suara

Lanjut Bupati Stef, jika PNS mengajukan permohonan untuk sekolah maka pimpinan perangkat daerah harus mendukung dan dokumen segera diproses, bila perlu hari itu juga langsung ke meja bupati.

Sebaliknya, jika ada PNS yang mengusulkan untuk pindah dari Kabupaten Malaka, maka para pimpinan perangkat daerah jangan cepat sekali untuk memrosesnya.

"Jika dokumennya sampai di meja bupati, maka pagi itu berkas masuk, malam hilang dengan sendirinya," tegas Bupati Stef.

Menurut Bupati Stef, Kabupaten Malaka merupakan kabupaten yang mendapat formasi terbanyak di NTT yakni 500 formasi. Yang terisi tahun 2018 sebanyak 436 formasi sedangkan 64 formasi tidak terisi karena peserta tidak lulus.

Bupati mengatakan, pelantikan dilaksanakan di pantai Loodik karena Pemda belum memiliki tempat yang representasi untuk menampung para peserta dan undangan yang hadir. Kemudian, pemerintah juga ingin mempromosikan obyek wisata di Malaka.

Promosi pariwisata di Malaka harus dimulai dari masyarakat sendiri. Masyarakat mesti mengetahui lokasi wisata dan melihat secara langsumg keindahan obyek wisata tersebut. Lalu keindahan alam itu diceritakan kepada orang lain sesuai fakta. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved