Breaking News:

Tak Punya Komputer, SMAN 1 Golewa Numpang UNBK di SMPN 2 Bajawa

Karena tak punya komputer, SMAN 1 Golewa numpang UNBK di SMPN 2 Bajawa

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/Dokumen SMAN 1 Golewa
Peserta UNBK SMAN 1 Golewa mengikuti UNBK di SMPN 2 Bajawa, Selasa (2/4/2019). 

Karena tak punya komputer, SMAN 1 Golewa numpang UNBK di SMPN 2 Bajawa

POS-KUPANG.COM | BAJAWA - SMAN 1 Golewa, Kelurahan Were Li, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Flores NTT tidak memiliki fasilitas komputer untuk mendukung pelaksanaan UNBK.

Akibatnya, sekolah ini tidak bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Pihak sekolah akhirnya memutuskan menumpang UNBK di SMPN 2 Bajawa yang lokasinya relatif jauh.

Korban DBD di Sumba Timur Terus Bertambah, Pasiennya Hampir 1000 Orang

"Di sekolah tidak ada komputer untuk mendukung pelaksanaan UNBK tahun ini. Jadi, kami berupaya untuk numpang di SMPN 2 Bajawa yang jaraknya 29 kilometer dari SMAN 1 Golewa," kata Kepala SMAN 1 Golewa, Regina Wake Moi dalam rilis tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (3/4/2019).

Ia mengatakan, efek dari ketiadaan komputer ini, pihak sekolah harus mengeluarkan biaya yang relatif besar. Mulai dari biaya transportasi, pengawas maupun biaya generator untuk melancarkan proses UNBK.

BRI Cabang Bajawa Laksanakan Undian Panen Hadiah Simpedes Semester II di Mbay

"Kita tahu bahwa, listrik di Ngada sering mati hidup, ini bentuk antisipasi dan generatornya kami pakai selama 4 hari," kata Regina.

Lanjut dia, total biaya yang dikeluarkan dari pihak sekolah diperkirakan 35 juta, karena pihaknya sebelum UNBK mengadakan simulasi selama 4 kali.

"Total secara keseluruhan diperkirakan 35 juta, semoga tahun depan kami bisa melaksanakan UNBK secara mandiri," ungkap Regina.

Sementara Falens Bhalu, utusan dari pihak Dinas Pendidikan Provonsi NTT menjelaskan, pihaknya datang ke Ngada bukan hanya sekadar memantau pelaksanaan UNBK, tetapi mencari tahu juga persoalan di setiap sekolah.

Falens mengungkapkan, jumlah SMA di Kabupaten Ngada sebanyak 14 sekolah. Dan ke 14 sekolah itu semuanya melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Ia mengatakan, timnya sudah memantau delapan sekolah, dan dari jumlah itu ada dua sekolah yang melaksanakan UNBK secara tidak mandiri, di antarannya SMAN 1 Golewa Selatan dan SMAN 2 Bajawa.

"Pihak provinsi sudah komitmen, bahwa 2019 semua sekolah di NTT akan melaksanakan UNBK secara mandiri," katanya. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved