Martinus Siki Tanggapi Rencana Pelegalan Miras Sophia oleh Gubernur Viktor Laiskodat

masyarakat mesti memproduksi miras tradisional ini dalam kontrol pihak-pihak terkait sehingga bisa sesuai dengan takaran.

Martinus Siki Tanggapi Rencana Pelegalan Miras Sophia oleh Gubernur Viktor Laiskodat
POS KUPANG/AMBUGA LAMAWURAN
Martinus Siki (duduk berbaju merah) sewaktu memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Kupang, Selasa (2/4/2019). 

Martinus Siki Tanggapi Rencana Pelegalan Miras Sophia oleh Gubernur Viktor Laiskodat

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Keputusan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, untuk melegalkan minuman keras (miras) khas NTT (Sopi), yang akan diberi nama Sophia, menuai komentar banyak pihak.

Salah satunya ialah Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) RI, Martinus Siki.

Menurut Martinus, ada dua hal yang perlu dipikirkan oleh pemerintah daerah jika melegalkan miras tersebut.

"Jika dilegalkan, itu kan untuk meningkatkan ekonomi rakyat. Tapi perlu dipikirkan dampaknya," katanya kepada wartawan di Kota Kupang, Selasa (2/4/2019) sore.

Dikatakan, arah yang dituju pemerintah adalah peningkatan ekonomi rakyat.

Zidane Bicara soal Rotasi Kiper di Real Madrid

Telkomsel Bersama Cellular World Serahkan Apresiasi Program Digiprise

Hasil Liga Spanyol, Atletico Madrid Mampu Pangkas Selisih Poin dengan Barcelona

Pelatih Real Madrid Zidane Tegaskan Varane Akan Tetap Bersama di Santiago Bernabeu

Juga, demi mengontrol kadar alkohol dalam minuman tersebut.

"Daripada masyarakat mendapatkan miras tidak sesuai kadar, makanya harus ada kontrol," jelasnya.

Diuraikan, ke depan, masyarakat mesti memproduksi miras tradisional ini dalam kontrol pihak-pihak terkait sehingga bisa sesuai dengan takaran.

Dengan begitu, dampak negatif dari miras bisa diminimalisir.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

.

Penulis: Lamawuran
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved