Ini Instruksi Keras Kadis PK Matim Jelang UN, Apa Ya !

Basilius Teto mengeluarkan instruksi dan peringatan keras kepada semua kepala sekolah TK, SD dan SMP di Matim.

Ini Instruksi Keras Kadis PK Matim Jelang UN,  Apa Ya !
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Kepala Diskoperindag Kabupaten Matim, Basilius Teto 

Ini Instruksi Keras Kadis PK Matim Jelang UN. Apa Ya !

POS-KUPANG-COM-BORONG--Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK), Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Drs. Basilius Teto mengeluarkan instruksi dan peringatan keras kepada semua kepala sekolah TK, SD dan SMP di Matim.

Instruksi Kadis Teto yang dikirim kepada wartawan di Borong, Matim, Rabu (3/4/2019) pagi menegaskan, agar pelaksanaan UN di Matim agar tidak memungut uang atau apapun sifatnya yang bersifat liar.

"Kepala sekolah yang menyelenggarakan UN jangan melakukan pungutan pada siswa," tegas Kadis Teto.

Informasi yang beredar ada sekolah yang melakukan pungutan bagi siswa sampai ke telinga Kadis Teto.

Kadis Teto mengatakan, para kepala sekolah merupakan ujung tombak keberhasilan sekolah. Untuk itu, mohon harga diri lembaga dijaga dan wibawah pemerintah dipelihara.

Sejak 1 April, Pesawat Susi Air Akan Kembali Layani Waingapu-Ruteng

Ini Pesan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UKAW Saat Lepas 30 Lulusan

Drama Korea My Fellow Citizens & Haechi Bersaing Raih Rating Tinggi, Siapa Unggul?

"Saya tidak boleh dengar ada pungutan liar. Saya minta para guru dan kepala sekolah yang menjadi ujung tombak dunia pendidikan di lapangan, untuk menjaga integritas pribadi dan lembaga. Jangan buat aneh aneh. Jangan pungut sesuatu yang tidak perlu kepada siswa ataupun orang tua siswa. Dan bila hal itu terjadi, mohon dikaji dengan baik dan harus menjadi kesepakatan semua pihak, agar tidak terjadi soal dikemudian hari", ujar Kadis Teto.

Ia mengungkapkan, semua elemen di dunia pendidikan di Matim untuk bekerja sama dan saling mendukung agar pendidikan di Matim mengalami peningkatan dari yang ada sekarang.

"Saya minta kita kerjasama agar semua yang kita kerjakan dapat terwujud sesuai harapan dan tepat waktu. Tolong saling menolong. Saling menghargai, dan saling tukar saran pendapat agar terjalinnya harmonisasi kerja diantara kita. Kalau saya keliru, mohon diingatkan, sebab saya juga manusia biasa", papar Kadis Teto.(Laporan Reporter POS-KUPANG-COM, Aris Ninu).

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved