Tim Pakar RPM Bangun Jaringan Pasar Bawang Merah Dengan Gereja

pemerintah membangun kerja sama dengan keuskupan, sinode dan masjid untuk saling memberikan informasi terkait pasaran bawang.

Tim Pakar RPM Bangun Jaringan Pasar Bawang Merah Dengan Gereja
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Ketua Tim Pakar RPM, Dr. Hery Kota

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS

FOTO---Ketua Tim Pakar RPM, Dr. Hery Kota

Tim Pakar RPM Bangun Jaringan Pasar Bawang Merah Dengan Gereja

POS-KUPANG.COM| BETUN---Tim pakar program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) akan membangun jaringan (link) pasar bawang merah di Malaka dengan pihak gereja melalui keuskupan dan Sinode serta pemimpin agama islam.

Caranya, pemerintah membangun kerja sama dengan keuskupan, sinode dan masjid untuk saling memberikan informasi terkait pasaran bawang.

Ketika di salah satu wilayah paroki terjadi kekurangan stok bawang, maka pemimpin agama bisa menyampaikan ke pemerintah sehingga pemerintah melalui dinas teksi memberikan suplay bawang ke lokasi paroki yang bersangkutan guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Begitu juga dengan pemimpin agama protestan dan islam.

Dua Kali Laga Ujia Coba, PS Malaka Menang Atas PSK Kota Kupang

Live Streaming & Sinopsis Drama Korea 100 Days My Prince Episode 6 Tayang di Trans TV Senin (1/4)

Masyarakat Diminta Waspada Terhadap Gelombang Setinggi 2,0 M di Sejumlah Perairan di NTT

Hal ini dikatakan Ketua Tim Pakar RPM, Dr. Hery Kota kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (31/3/2019). Menurut Hery, tahun ini luas lahan pengembangan bawang merah di Malaka seluas 200 hektare dengan sumber dana dari APBD 150 hektare dan APBN 50 hektare.

Dari luas lahan 200 hektare ini, jumlah produksi bawang merah diperkirakan mencapai 2.000 ton.

"Perkiraannya satu hektar 10 ton maka kalau 200 hektar mencapai 2.000 ton," kata Heri.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved