Satu Atlet Tinju Pelatnas Dipulangkan, Digantikan Mario Kali, Ini Penjelasan Johni Asadoma

Satu atlet tinju Pelatnas dipulangkan, digantikan Mario Kali, ini penjelasan Johni Asadoma

POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Ketua PB Pertina NTT, Brigjen Pol Johni Asadoma meninjau langsung perkembangan Pelatnas Tinju di Aula Komodo, Jalan Soeharto, Kota Kupang, Senin (1/4/2019) petang. 

Satu atlet tinju Pelatnas dipulangkan, digantikan Mario Kali, ini penjelasan Johni Asadoma

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pelatnas Tinju akhirnya memulangkan satu atlet atas nama Brama H Betaubun. Posisi petinju yang akrab disapa Bram ini akan digantikan oleh petinju asal Kabupaten Belu, NTT, Mario Kali. Bram sendiri merupakan atlet asal Ambon yang mewakili Pertina Jawa Barat.

Wakapolda NTT yang juga adalah Ketua PB Pertina, Brigjen Pol Johni Asadoma mengatakan pihaknya sudah memantau perkembangan Bram dan ia dinilai tidak berpeluang mendapatkan medali.

Tak Lapor Harta Kekayaan ke KPK, Bupati Sumba Barat Ancam Bebastugaskan 186 Pejabat

"Bram kita pulangkan. Kita ganti nanti dengan Mario Kali. Dia kurang bagus. Sudah lama (dipantau). Saya lihat masih kurang jadi kita ganti saja," ungkapnya saat meninjau langsung perkembangan Pelatnas Tinju di Aula Komodo, Jalan Soeharto, Kota Kupang, Senin (1/4/2019) petang.

Sedangkan pada saat itu, tidak semua atlet pelatnas mengikuti latihan, tampak baru delapan orang yang hadir.

Didesak Keluarga, Siswi SMA di Kupang Mengaku Dihamili DT, Seorang Penjaga Toko

Brigjen Pol Johni menyebutkan ada dua orang atlet yang sementara melakukan pendaftaran menjadi ASN di Kemenpora yakni Kornelis Kwangu Langu, peraih medali emas Sea Games 2013 dan Aldoms Suguro, peraih emas Sea Games 2017.

"Hari ini pendaftaran untuk pengangkatan PNS di Kemenpora. Baru berangkat tadi pagi," jelasnya.

Satu atlet dari Jawa Barat atas nama Michael S Muskita juga untuk sementara kembali ke Bogor untuk mengikuti Ujian Nasional Tingkat SMA.

Ia menjelaskan saat ini materi latihan yang ditekankan masih dasar-dasar teknik dan fisik.

Dikonfirmasi usai latihan, Pelatih Kepala Pelatnas Tinju Sea Games 2019, I Made Gusti Adi, menjelaskan Bram dipindahkan ke tim A di Jawa Barat guna mengikuti latihan.

Menurut Gusti Adi, pihaknya nanti masih akan melakukan seleksi terhadap para atlet karena kuota petinju di Sea Games 2019 di Manila hanya sebanyak 10 kelas yang dipertandingkan.

Didampingi pelatih lainnya, Hermensen Ballo, Piala Presiden yang rencananya digelar di Labuan Bajo, Juli 2019 mendatang juga jadi ajang seleksi petinju yang lolos ke tahap selanjutnya.

Disampaikannya, saat ini, para atlet pelatnas juga sedang dipersiapkan untuk Kejuaraan Tinju di Bangkok, Thailand, 16-27 April 2019.

Didampingi ajudannya, Brigjen Johni tiba di lokasi Pelatnas sekitar pukul 16.00 Wita mengenakan baju kaos putih, celana training hitam dan sepatu kets biru. Selama kurang lebih satu setengah jam, dia memantau dan memberi instruksi langsung kepada para atlet. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved