Rektor Undana Kupang Sambut Antusias Peluncuran Miras Sopiah

Rektor Undana Kupang Sambut Antusias Peluncuran Miras Sopiah, Khas NTT

Rektor Undana Kupang Sambut Antusias Peluncuran Miras Sopiah
POS KUPANG/ALFRED DAMA
Prof. Ir. Fred Benu, M.S, Ph.D 

Rektor Undana Kupang Sambut Antusias Peluncuran Miras Sopiah, Khas NTT

POS-KUPANG. COM | KUPANG - Rektor Universitas Cendana Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D, menyambut antusias peluncuran miras khas daerah Nusa Tenggara Timur yang diberi nama Sopiah.

Hal itu disampaikan Fred seusai melakukan penandatanganan MoU antara pihak Undana dengan pemerintah Provinsi NusaTenggara Timur yang berlangsung di Undana, Senin (1/4/2019).

Pemilik Depot Bakso 99 Tuntut Puskesmas Bakunase Jika Tidak Terbukti Gunakan Formalin

Fred menjelaskan keterlibatan Undana dalam projek ini melakukan penelitian dan pengkajian terkait miras yang akan diluncurkan tersebut.

"Kami tidak terlibat dalam produksi, tapi pihak perusahaan swasta. Semua distribusi, tenaga kerja mereka yang mengurus," ungkap Fred.

NTT akan Luncurkan Miras Sopiah, Pengamat Ekonomi: Itu Ide Bagus

Ia mengatakan, saat ini pihaknya tinggal menunggu dari pihak perusahaan swasta untuk mengantar sampel atau bahan baku yang akan dikaji.

Ia menegaskan salah satu syarat bahan baku yang dipakai ialah harus mengandung antioksida dan tidak mengandung bahan-bahan yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

"Pada intinya kita patuh pada standar kesehatan kalau ada bahan-bahan kimia yang menyebabkan gangguan kesehatan, kita buang," ungkapnya.

Kesempatan ini, kata Fred, disambut baik oleh Undana karena terkait kontrak kerja dengan pihak kementerian riset dan teknologi bahwa tahun ini Undana harus menghasilkan prototipe industri.

Selain itu, lanjutnya, Gubernur Viktor juga menantang pihak kampus untuk menghasilkan produk inovasi bermuatan lokal.

Menurutnya, sebenarnya banyak inovasi yang dihasilkan, bukan hanya di Undana tapi juga universitas lain yang ada di NTT, hanya kesulitan membangun kemitraan dengan pihak swasta atau investor.

"Nah kebetulan saat ini kami mendapat mitra yang baik, yang mana memanfaatkan hasil dari produk lokal kita," ungkapnya.

Fred menjelaskan terkait distribusi dan pasar, aturan dan sebagainya di atur dalam pergub.

"Yah itu urusannya pemerintah. Namun minuman yang akan dihasilkan ini pastinya mahal dan punya dampak pada peningkatan perekonomian kita sebab akan dijual ke luar NTT bahkan luar negeri," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved