Di Kabupaten Sikka, BAP Judi  Kupon Putih Sudah  Diserahkan ke Kejari Maumere 

Kepala Setuan Reserse dan Kriminalitas (Reskrim) Polres Sikka, AKP Heffri Dwi Irawan, S.H,S.IK, menyatakan berita acara pemeriksaan (BAP)

Di Kabupaten Sikka, BAP Judi  Kupon Putih Sudah  Diserahkan  ke Kejari Maumere 
POS-KUPANG.COM/EGINIUS  MO’A
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sikka, AKP Heffri Dwi Irawan (kameja putih) dan Wakapolres, Kompol Iwan Iswayudi memperlihatkan barang bukti judi kupon putih, dalam jumpa pers di ruang tamu Polres Sikka, Kamis (12/12/2018). 

Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS KUPANG.COM, LARANTUKA---Kepala  Setuan  Reserse dan Kriminalitas  (Reskrim) Polres  Sikka, AKP Heffri  Dwi Irawan, S.H,S.IK,  menyatakan berita acara  pemeriksaan   (BAP)   judi  kupon  putih  tersangka  Wilfridus Wisang  (44)    telah dikirim  kembali  kepada  jaksa peneliti Kejaksaan Negri Maumere.

“Berkas  sudah  kami  kirim kembali. Kita  penuhi  permintaan  jaksa,” kata Heffri, dihubungi POS-KUPANG.COM, Senin   (1/4/2019)  di  Maumere.

Kepala  Seksi  Intelijen,  Cornelis  S.Oematan, S.H, dihubungi   Senin (1/4/2019) petang mengakui  baru  menerima kembali   BAP  judi  kupon putih itu. Pada  Senin  pagi,  Cornelis menyatakan  BAP telah  dikirim pulang kepada penyidik beberapa  pekan  sebelumnya  untuk  dilengkapi. 

“Saya  baru  terima ni,” ujar Cornelis.

Menurutnya,   tim   jaksa  dipimpinnya akan meneliti  kembali apakah  penyidik telah memenuhi permintaan  jaksa.  Cornelis enggan membeberkan permintaan yang mesti dilengkapi  oleh penyidik.

Menolak Dipindahkan, Oknum ASN di Ende Kabur Saat Hendak Dilantik Bupati

“Kami  akan ekspose  intern  untuk  menyatakan sikap  kami,”   ujar  Cornelis.

Tersangka Wilfridus Wisang,  pengepul kupon putih asal  Dusun Wolohuler, Desa Koting A, Kecamatan Koting,  ditangkap polisi   Rabu (12/12/2018)  siang. Saat  itu ia  hendak keluar dari rumahnya diduga  menyetor uang penjualan KP ke bandar  RT  

“Saya  setor kepada  RT sebagai  bandar KP.  Uangnya saya  kasih ke dia,”  ujar  Wilfridus kepada wartawan  dalam jumpa pers  digelar  Wakapolres  Sikka, Kompol Iwan Iswayudi,  di Mapolres  Sikka, Kamis  (13/12/2018).

Ia   mengtatakan setiap  penjualan KP disetor   50  persen  kepada bandar. Sisanya dikembalikan kepada dirinya untuk  jatahnya  dan  para penjualan. 

“Omset sehari  bisa  Rp  800 ribu sampai   Rp  1 juta saya  setor  ke  RT. Saya  sudah jalani hampir setahun,” ujar  Wilfridus.  *)

 

 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved