BREAKING NEWS: Jambret Beraksi di Kupang, Setelah Rantai Emas 5 Gram Diambil, Korban Dicabuli

Breaking news: jambret beraksi di Kupang, setelah rantai emas 5 gram diambil, korban dicabuli

KOMPAS.com/THINKSTOCKS/ADRIAN HILMAN
Ilustrasi jambret 

Breaking news: jambret beraksi di Kupang, setelah rantai emas 5 gram diambil, korban dicabuli

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Naas dialami oleh Ince alias ITP (32) warga Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja Kota Kupang. Ia harus kehilangan rantai kalung emas seberat 2,5 gram bersama liontin berbentuk huruf I menulis seberat 2,5 gram saat perjalanan pulang dari tempat kerjanya.

Namun, yang lebih memilukan, perempuan berdarah Sabu itu tak hanya kehilangan emas tersebut, bahkan ia juga turut menjadi korban pelecehan dan pencabulan yang dilakukan oleh pelaku.

Wakil Walikota Kupang Kantongi Sejumlah Nama PTT yang Berpolitik Praktis

Kejadian ini bermula saat ia bersama dua rekannya pulang dari tempat kerja mereka di bilangan Osmok Kelurahan Alak Kota Kupang pada Rabu (27/3/2019) sekitar pukul 19.30 Wita. Korban bersama dua rekannya, Safer alias S (32) dan Deby alias DS (29) mengendarai sepeda motor masing-masing.

Beriringan dari jalan Yos Sudarso Osmok, korban merasa seperti ada yang membuntuti. Namun karena beriringan bersama kedua rekannya sehingga korban tak mengindahkan perasaannya.

Di Sumba Barat, Ribuan Tenaga Kontrak Daerah Berutang karena Belum Terima Gaji Januari- Maret 2019

Setelah melalui Jalan Yos Sudarso hingga jalan Sudirman di Kelurahan Kuanino, korban dan dua rekannya kemudian berpisah. Korban berbelok menuju jalan Banteng pesisir di pertigaan Pitoby sedangkan dua rekannya terus menuju arah Polda NTT.

Naas, ketika korban sampai di daerah jembatan Bikno'i usai melewati jalan Kebun Raja, pelaku yang juga menggunakan sepeda motor itu mendekati korban dari sebelah kanan lalu lalu menarik rantai kalung yang sedang dipakai korban menggunakan tangan kiri.

Minta Bantuan 13 Dukun Tapi Belum Ditemukan, Andi Disembunyikan Makhluk Astral di Hutan Keam

Namun yang terjadi, dalam kondisi remang dan rintik hujan itu, tak hanya menarik rantai kalung emas lima gram, payudara sebelah kanan korban pun ikut diremas. Akibatnya, tak hanya kehilangan kalung, korban juga merasakan sakit yang hebat di bagian privatnya itu.

Usai menjambret dan mencabuli korban, korban lalu memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi menuju arah Amnesia. Saat itu korban secara spontan sempat mengejar pelaku, namun karena kondisi hujan sehingga korban kehilangan jejak pelaku.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Oebobo pada hari itu juga dengan nomor laporan LP/B/44/III/2019/Sektor Oebobo. Usai mendapat laporan, pihak Polsek mengantarkan korban melakukan visum (VER) di Rumah Sakit Bhayangkara Drs Titus Uly Kupang.

Kapolsek Oebobo Polres Kupang Kota Kompol I Ketut Seba melalui Kanit Reskrim Iptu I Komang Sukamara ketika dihubungi POS-KUPANG.COM pada Senin (1/4/2019) mengatakan pihaknya terus melakukan pendalaman kepada terduga pelaku.

"Saat ini kita terus lakukan pendalaman kepada terduga pelaku, sedang untuk korban dan para saksi pun telah kita mintai keterangannya," katanya.

Ia berharap semoga kasus ini bisa segera diungkap dan pelakunya bisa segera ditangkap. Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati hati terutama saat mengendarai kendaraan sendiri di tempat tempat yang sepi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved