Satpol  PP Manggarai Timur Belum Berani Tegakkan Perda

Pol PP Matim terus gencar melakukan imbauan atau pengumuman keliling kepada warga kota agar menjaga kebersihan dan ketertiban.

Satpol  PP Manggarai Timur Belum Berani Tegakkan Perda
Pos Kupang.com/Aris Ninu
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Fransiskus P. Sinta, SP. MMA

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-BORONG-Sampai sekarang Pol PP Manggarai Timur (Matim) belum berani dan tegas melakukan penegakkan perda di Kota Borong.

Pol PP Matim terus gencar melakukan imbauan atau pengumuman keliling kepada warga kota agar menjaga kebersihan dan ketertiban.

Padahal sampai sekarang ini ulah para pedagang dan pengusaha kota Borong yang kurang menjaga kebersihan sudah mulai mengganggu keindahan Kota Borong.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Fransiskus P. Sinta, SP. MMA, kepadaPOS-KUPANG.COM di Borong, Minggu (31/3/2019) siang, menegaskan, pihaknya masih terus melakukan imbauan dan sosialisasi perda agar warga sadar.

Ujicoba Jerman vs Serbia Seri Hasil Imbang 1-1, Joachim Loew Tetap Puas

 "Kami sudah lakukan pengumuman keliling berulang kali terkait dorongan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkugan termasuk penghuni pasar. Harapannya setelah pengumuman itu, warga sadar dan berinisiatif bersama Pemda untuk jaga kebersihan, kemanan, dan ketertiban lingkungan,” kata Frans.

Ia mengungkapkan, pihaknya menjelaskan juga meminta penjual ikan, pedagang kaki lima dan pengusaha bengkel agar tertib berdagang.

"Saya minta penjual ikan kembali berjual ditempat yang telah ditentukan. Demikian juga pedagang kaki lima, jangan berjualan di sembarang tempat. Justru hal itu yang membuat situasi dan kondisi tidak terurus dengan baik", ujar Frans.

Dia juga mengimbau pengusaha bengkel agar tertib dalam penggunaan lahan usaha.

"Saya minta pengusaha bengkel tertib. Mereka tidak boleh memakai trotoar atau badan jalan untuk melancarkan usaha bengkelnya,” tegas Frans.

Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan penertiban terhadap pedagang dan pengusaha yang tidak mengindahkan pengumuman yang telah disampaikan berulang-ulang.

 "Kami akan ambil langkah tegas melalui penertiban lapangan bagi penjual dan pengusaha yang masih bandel,” papar Frans.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved