Begini Modus Okum Pembina Pramuka Cabul untuk Kelabui Korbannya

Korban pencabulan yang dilakukan pembina pramuka cabul berinisial RK (32) merupakan anggota pramuka di salah satu SMP negeri di Banyumas

Begini Modus Okum Pembina Pramuka Cabul untuk Kelabui Korbannya
KOMPAS.COM
Ilustrasi korban percabulan 

POS-KUPANG.COM | PURWOKERTO - Korban pencabulan yang dilakukan pembina pramuka cabul berinisial RK (32) seluruhnya merupakan anggota pramuka di salah satu SMP negeri di Banyumas, Jawa Tengah ( Jateng).

Kasat Reskrim Polres Banyumas AKP Agung Yudiawan saat pers rilis di mapolres, Sabtu (30/30/2019) menjelaskan, tersangka melakukan perbuatan cabul saat ekstra kurikuler pramuka yang digelar pada malam hari di sanggar pramuka sekolah.

"Korban diminta datang untuk kegiatan pramuka pada malam hari di sekolah. Menurut keterangan pelaku, (kegiatan tersebut) bertujuan untuk diberi pemantapan untuk menjadi anggota dewan penggalang di sekolah," jelas dia.

Jokowi Target Raih 71,4 Persen Suara di Sulawesi Selatan

Dia mengatakan usai kegiatan pramuka, para siswa diminta tidur di sanggar pramuka yang menempati salah satu ruang di sekolah, karena sudah larut malam. Pada saat para siswa telah tertidur lelap, tersangka melancarkan aksi bejatnya itu.

"Tersangka menjadi pembina pramuka di sekolah tersebut sejak 2016, dia sebagai pelatih saja untuk kegiatan ekstra kulikuler, bukan guru. Tersangka telah melakukan perbuatan cabul tersebut berulang kali, tapi korbannya berbeda-beda," ujar dia.

Bawaslu Kota Kupang Fokus Awasi Politik Uang di Akhir Masa Kampanye

Menurut dia tidak ada ancaman yang dilontarkan tersangka kepada korban ketika akan melakukan perbuatan cabul.

Para korban diduga takut kepada tersangka, sehingga menuruti permintaan tindakan tidak senonoh oleh tersangka. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved