Warga Membandel Buang Sampah Sembarangan di Sumba Barat Diberi Perlakuan Khusus

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumba Barat, Dedy Suyatno mengatakan, akan memberi perlakukan khusus bite temukan warga buang sampah sembarang

Warga Membandel Buang Sampah Sembarangan di Sumba Barat Diberi Perlakuan Khusus
POS-KUPANG.COM/ PETRUS PITER
Kadis Lingkungan Hidup Sumba Barat, Dedy Suyatno

 Warga Membandel Buang Sampah Sembarangan di Sumba Barat Diberi Perlakuan Khusus

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, petrus piter

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumba Barat, Dedy Suyatno mengatakan, akan memberi perlakukan khusus bila masih menemukan warga membandel membuang sampah sembarangan.

Karena itu, ia meminta anak buahnya yang bekerja sepanjang hari mengangkut sampah sekeliling kota Waikabubak memperhatikan pula perilaku warga yang membuang sampah sembarangan.

Buanglah sampah pada tempat sampah yang disiapkan di depan rumah, atau mengisi dalam karung atau kardus, lalu meletakan di halaman depan rumah, demi memudahkan pasukan kuning mengangkutnya. Jangan membuang sampah sembarangan. Kasihan kota kita ini, marilah kita memulai dengan perilaku tertib membuang sampah," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumba Barat, Dedy Suyatno di ruang kerjanya, Jumat (29/3/2019) siang.

Sampah dan Bangkai Perahu Hiasi Pantai Hambala

Pemuda GMIT Lakukan Aksi Pungut Sampah di Jalur 40, Kota Kupang

Menurutnya, pemerintah telah berulangkali mensosialisasikan agar warga tertib membuang sampah. Memang perilaku masyarakat sadar membuang sampah sebulan terakhir ini nampak terlihat. Misalnya tidak ada lagi tumpukan sampah di areal pasar lama, kompleks pertokoan dan beberapa titik lainnya. Namun teridentifikasi beberapa lokasi masih terlibat tumpukan sampah.

Terhadap kondisi seperti itu, demikian Dedy suyatno, pihaknya melakukan pendekatan agar warga sadar membuang sampah.

Ia menegaskan bila berulangkali diberitahu tetap juga membandel maka pemerintah akan menegakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hal itu demi memberi efek jera agar warga bersangkutan tidak mengulangi perbuatannya pada masa mendatang. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved