Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Ketua RT Miris Lihat Rumah Tangga Nurdin
Hanya sebulan bertahan di tenda dibangun BPBD Sikka, mereka kembali nebeng di rumah orangtuanya.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Ketua RT Miris Lihat Rumah Tangga Nurdin
POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Muhammad Rudin, Ketua RT 031/RW 05 Kampung Bebeng, Kelurahan Bebeng, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi NTT, miris kehidupan rumah tangga pasangan suami istri Nurdin dan Wamayani.
Hampir dua tahun semenjak rumahnya hanyut diterjang banjir dari Kali Wolomarang, Sabtu 7 Desember 2017, Nurdin dan Wamayani tak memiliki tempat hunian. Hanya sebulan bertahan di tenda dibangun BPBD Sikka, mereka kembali nebeng di rumah orangtuanya.
“Saya kasihan dengan keluarga ini. Mereka layak dibantu. Semua orang juga tahu rumahnya hanyut dibawa banjir. Semua data sudah diambil, tapi bantuan tidak pernah diberikan. Pemerintah datang ambil data akan berikan bantuan perumahan,” kata Muhammad kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (29/3/2019) di Kampung Bebeng.
• Lima Kasus Buaya Terkam Warga Malaka, Empat Korban Meninggal dan Satu Orang Selamat
• Kades Sunsea Minta Pemerintah Perbaiki Jalan Desa Sunsea-Dusun Nelu
• Empat Cabang Olahraga Jadi Unggulan Kabupaten Belu
Menurut Muhammad, mereka tak mengharapkan pemerintah memberikan seluruh bantuan perumahan. Tetapi kalau ada hak yang harus diterima korban, semestinya mereka mendapatkannya.
“Semua orang juga tahu musibah dialami keluarga ini. Bupati datang, berita dan gambar rumah muncul di TV nasional. Jangan berikan mereka janji, supaya mereka tidak berharap,” kata Muhammad.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/wamayani-kanan-bersama-suaminya-nurdin.jpg)