DPRD NTT Sesalkan Kasus Pencurian Komodo, Ini Pernyataan Yohanes Rumat

DPRD NTT menyesalkan kasus pencurian Komodo dari Flores, NTT. Kasus ini menunjukkan, lemahnya pengawasan pemerintah. Hal ini disampaikan Anggota DPRD

DPRD NTT Sesalkan Kasus Pencurian Komodo, Ini Pernyataan Yohanes Rumat
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Yohanes Rumat

Laporan Reporter POS-KUPANG COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - DPRD NTT menyesalkan kasus pencurian Komodo dari Flores, NTT. Kasus ini menunjukkan, lemahnya pengawasan pemerintah.
Hal ini disampaikan Anggota DPRD NTT asal Manggarai , Yohanes Rumat ,Jumat (29/3/2019).

Menurut Yohanes, menanggapi berita terakir terkait penjualan bintang Komodo dan tertangkapnya pelaku oleh Polda Jatim, maka DPRD NTT sangat menyesalkan dan prihatin.

"Kami sesalkan ada pencurian Komodo sebagai anggota DPRD Provinsi NTT dari Dapil Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat , saya merasa kecewa atas peristiwa itu," kata Yohanes.

Uang Rp 8 Miliar dalam 400 Ribu Amplop Serangan Fajar Bowo Sidik Berisikan Rp 20 Ribu

Kalteng Putra Hadang  Macan Kemayoran ke Semifinal

Dikatakan, kuat dugaan ada hal yang aneh, apabila Komodo dari Flores, apalagi jiia dari dalam Taman Nasional Komodo (TNK).

"Hal yang aneh karena , penjualan binatang langka ini ada UU atau peraturan Nya, kalau sampai benar lolos ke luar negeri penjualannya yang pertama pasti ada bekingan," katanya.

Dia juga mempertanyakan pengamanan dalam kawasan TNK, juga oleh aparat keamanan.

"Kita harapkan pemerintah NTT dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan harus memperhatikan secara sungguh- sungguh bagaimana pola dan managemen yang baik agar di kemudian hari tidak terjadi lagi, " ujarnya.

Yohanes juga, mengutuk keras para pelaku pencurian ini yang dengan sengaja memusnahkan habitat Komodo dengan mencuri anak-anak komodo yang sedang berkembang biak. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved