Pemerintah Naikkan Harga Patokan Ekspor Beberapa Produk Tambang

Akibat fluktuasi perekonomian global, pemerintah menaikkan Harga Patokan Ekspor beberapa produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar pada April 2019

Pemerintah Naikkan Harga Patokan Ekspor Beberapa Produk Tambang
Dion Kota
LOKASI TAMBANG -Inilah lokasi tambang mangan PT. SMR di Desa Supul. Gambar diambil beberapa waktu lalu 

Pemerintah Naikkan Harga Patokan Ekspor Beberapa Produk Tambang

POS-KUPANG.COM- Akibat fluktuasi perekonomian global, pemerintah menaikkan Harga Patokan Ekspor (HPE) beberapa produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) pada April 2019.

Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 27 Tahun 2019 pada 25 Maret 2019. “Kenaikan HPE produk pertambangan disebabkan adanya fluktuasi harga internasional," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan, Rabu (27/3/2019).

Menurut Oke, HPE periode April 2019 ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.

Gubernur Laiskodat Moratorium Tambang, Tujuh Izin Tambang Batuan Diterbitkan Tahun Ini

Sukses Menasionalisasi Tambang Minyak dan Gas, Ini Permintaan Jokowi kepada Lulusan Pertambangan

Produk yang mengalami kenaikan yaitu konsentrat tembaga naik 3,87 persen, konsentrat mangan naik 4,43 persen, konsentrat timbal naik 1,04 persen, konsentrat seng naik 4,38 persen, konsentrat ilmenite naik 2,19 persen, nikel naik 6,21 persen, dan bauksit naik sebesar 0,46 persen. Di luar itu, konsentrat pasir besi tidak mengalami perubahan.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal.

Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Naikkan Harga Patokan Ekspor Beberapa Produk Tambang 

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved