Ditinggal Shalat, Kamera Canon 110D Milik Mahasiswa Hilang di Mesjid di Nefonaek-Kupang

Seorang mahasiswa di Kota Kupang, Rahmad Oktaviandi (19) kehilangan satu kamera Canon 110D di Masjid Baiturrahman Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota

Ditinggal Shalat, Kamera Canon 110D Milik Mahasiswa Hilang di Mesjid di Nefonaek-Kupang
Yoga Hastyadi Widiartanto/ KOMPAS.com
Ilustrasi kamera DSLR full-frame tradisional dengan lensa zoom wide angle (kiri) dan kamera mirrorless APS-C dengan lensa prime wide angle 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Seorang mahasiswa di Kota Kupang, Rahmad Oktaviandi (19) kehilangan satu kamera Canon 110D di Masjid Baiturrahman Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Kamera tersebut dibawa oleh dua rekannya, Candi Purnomo dan Sulaiman Majid dan disimpan sementara di atas lemari kaca yang terletak di dalam masjid bagian sudut belakang saat hendak melakukan shalat maghrib, Jumat (22/3/2019) sekitar pukul 18.30 Wita.

Demikian disampaikan oleh Kapolsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota, AKP Didik Kurnianto SH melalui Panit 1 Reskrim Polsek Kelapa Lima, Ipda Dominggus Duran SH ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Kamis (28/3/2019).

Awalnya rekan korban, Sulaiman Majid yang membawa camera milik korban lalu saat tiba sholat magrib bersama Candi Purnomo masuk ke halaman masjid untuk wuduh dan setelah itu masuk ke dalam masjid untuk melaksanakan sholat Magrib

Sebelumnya, Sulaiman Majid, menyimpan camera dan jaket warna biru miliknya di atas lemari kaca yang terletak di dalam masjid bagian sudut belakang.

Seusai menjalankan shalat, keduanya berusaha mencari kamera tersebut di sekitar areal masjid dan menanyakan kepada para jamaah yang ada.

Nilai Transfer Rp 1,29 Trilun, Bayern Munchen Rampungkan Pembayaran Lucas Hernandes dari Atletico

"Mereka menanyakan kepada para jamaah yang saat itu sama-sama melaksanakan sholat magrib berkaitan dengan hilangnya kamera tersebut. Namun, saat itu para jamaah tidak mengetahui lalu kemudian ada salah seorang jamaah meminta agar membuka rekaman CCTV," tuturnya.

Setelah membuka CCTV, kata Ipda Dominggus, baru diketahui kamera tersebut telah diambil oleh orang yang tidak dikenal.

Keduanya langsung menghubungi pemilik kamera tersebut, Rahmad Oktaviandi dan memberitahu bahwa kamera tersebut telah hilang di dalam masjid.

"Setelah mendapat informasi tersebut korban langsung mendatangi TKP selanjutnya korban dan kedua saksi langsung mendatangi Polsek Kelapa Lima untuk melaporkan kejadian tersebut," katanya.

Diperkirakan, total kerugian yang dialami oleh korban sekitar Rp 7 juta.

"Korban dan para saksi telah dimintai keterangan oleh piket Unit Reskrim guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," tegas Ipda Dominggus. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved