Wakapolda Minta Warga ke TPS Gunakan Hak Pilihnya

Mantan atlet tinju itu menambahkan, pemilu adalah pesta demokrasi sehingga harus dilakukan dengan gembira.

Wakapolda Minta Warga ke TPS Gunakan Hak Pilihnya
Pos Kupang.com/Gecio Viana
Wakapolda NTT, Brigjen Pol Drs. Johny Asadoma, M.Hum ketika ditemui awak media seusai Safari Kamtibmas Polda NTT di SMAN 1 Kota Kupang, Selasa (19/2/2019). 

Wakapolda Minta Warga ke TPS Gunakan Hak Pilihnya

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen Pol. Jhoni Asadoma, M.Hum meminta kepada warga di wilayah Provinsi NTT agar bisa ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan umum (pemilu) tanggal 17 April 2019 mendatang.

Mantan atlet tinju itu menambahkan, pemilu adalah pesta demokrasi sehingga harus dilakukan dengan gembira. Sebagai warga negara yang baik, maka harus menggunakan hak pilihnya secara bebas dan tanpa adanya tekanan dan intimidasi dari pihak manapun dalam pesta demokrasi tersebut.

"Mari kita sama-sama melakukan pesta demokrasi ini dengan gembira. Semua datang ke TPS untuk memilih dengan bebas, tanpa ada tekanan dari pihak manapun juga," kata Brigjen Pol, Jhoni kepada wartawan di Mapolres TTU, Selasa (26/3/2019).

Danpomdam IX Udayana Lakukan Kunjungan Kerja di Kupang

KPU RI Akhirnya Undang Utusan Flotim Bahas Pemilu di Rabu Trewa

Ibu Asal Penfui Kupang Ini Berharap Jenazah Putranya di Malaysia Dipulangkan

Jhoni mengatakan, aparat kepolisian dan TNI akan bekerja untuk memastikan dan melindungi masyarakat dalam menjalankan hak pilihnya dalam pesta demokrasi tersebut.

Oleh karena itu, tegas Jhoni, masyarakat NTT tidak boleh takut untuk datang ke TPS menentukan hak pilihannya. Jika nantinya ada isu akan ada kerusuhan, maka hal tersbeut tidak benar.

"Kita Polri TNI dan semua kekuatan dari pemda akan dikerahkan untuk mengamankan seluruh TPS yang ada sehingga pemilu berjalan dengan lancar," ungkaonya.

Jhoni menyatakan, dalam melaksanakan pesta demokrasi itu, pilihan boleh berbeda, namun tidak boleh ada pertentangan. Semuanya harus dalam semangat persatuan dan kesatuan dalam membangun daerah dan bangsa. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved