Lagi Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonmeks 741/GN Gendong Warga ke Puskesmas

Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN dari Pos Aplal kembali melakukan aksi heroik membantu warga yang sakit

Lagi Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonmeks 741/GN Gendong Warga ke Puskesmas
POS-KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN dari Pos Aplal mengevakuasi warga yang sakit di Desa Tasinifu, Senin (25/3/2019). 

Lagi Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonmeks 741/GN Gendong Warga ke Puskesmas

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN dari Pos Aplal kembali melakukan aksi heroik membantu warga yang sedang mengalami sakit.

Aksi terpuji itu dilakukan oleh tiga orang anggota TNI dari Pos Aplal, masing-masing, Serda Handika, Praka Lucky dan Pratu Hendri Okta membantu seorang warga yang sakit ke Puskesmas Tasinifu, Senin (25/3/2019).

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol menceritakan, aksi tersebut dilakukan saat anggotanya melakukan pengiriman bahan materil berupa semen untuk bedah rumah di Pos Aplal.

Satgas Pamtas Yonmeks 741/GN Gagalkan Penyelundupan Pupuk Urea 100 Kg ke Timor Leste.

Empat Bulan Bertugas, Prestasi Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN Terus Bertambah. Ini Prestasinya

Lanjutnya, setibanya di kampung Oeana, Desa Tasinifu, kecamatan Mutis, rombongan berpapasan dengan sekelompok warga yang sedang menggendong orang yang dalam keadaan sakit.

"Dengan sigap Serda Handika memberi bantuan tumpangan kendaraan menuju puskesmas tasinifu dengan dibantu dua orang anggota yang bernama Praka Lucky dan Pratu Hendri Okta yang berjarak 5 km," ungkap Hendra kepada Pos Kupang, Rabu (27/3/2019).

Hendra menambahkan, setelah sampai di puskesmas Tasinifu, para petugas langsung menangani pasien yang bernama Bernardus Fumoni (69), warga yang beralamat di RT 10 RW 5 dusun B desa Tasinifu kecamatan Mutis .

Gubernur Viktor Laiskodat Marah, 41 Ekor Komodo dari Pulau Rinca Flores Hendak Dijual ke Luar Negeri

Lebih lanjut, petugas di Puskesmas Tasinifu, dr. Syahrin menjelaskan, apabila evakuasi pasien terlambat maka kondisinya akan semakin parah karena kondisi pasien yang menderita gastritis akut.

“Beruntung dari satgas dengan sigap langsung membantu bapak Bernandus sehinggap bapak Bernandus segera mendapat perawatan medis dan kondisi bapak Bernandus dapat lebih baik," ungkapnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved