Ibu Asal Penfui Kupang Ini Berharap Jenazah Putranya di Malaysia Dipulangkan

Rahel Ngongobili Ga berharap jenazah putranya Imanuel Gregorius Ngongobili di Malaysia bisa dipulangkan ke Kupang.

Ibu Asal Penfui Kupang Ini Berharap Jenazah Putranya di Malaysia Dipulangkan
KOMPAS.com/THINKSTOCK
Ilustrasi mayat 

Ibu Asal Penfui Kupang Ini Berharap Jenazah Putranya di Malaysia Dipulangkan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Rahel Ngongobili Ga berharap jenazah putranya Imanuel Gregorius Ngongobili di Malaysia bisa dipulangkan ke Kupang.

"Saya sangat rindu dengan putra saya, kami sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Sekarang dia sudah meninggal, saya ingin lihat jenazahnya," ungkap Rahel dengan mata berkaca-kaca kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (26/3/2019) sore di kediamannya, Kampung Baru Penfui Kupang.

Imanuel berangkat ke Malaysia 2012 silam sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI), bekerja di Ladang Matamba, Malaysia Timur.

Imanuel dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor, Sabtu (26/3/2019), informasi peristiwa naas tersebut diterima keluarga dari rekan kerja Imanuel bahwa Imanuel.

Di Kabupaten TTS, Lubang 2 Meter di Jembatan Maiskolen, Ancaman Maut bagi Pengguna Kendaraan

Lihat ARMY Menangis di Konser BTS, Jimin Katakan Hal ini Pada Penggemar, Bikin Baper!

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati Soekarnoputri

Intip Sinopsis Episode ke-15 Drama Korea Touch Your Heart: Jung Rok dan Yoon Seo Kembali Mesra

"Saya sangat terpukul dengar anak saya meninggal dunia. Saya tidak sanggup melihat foto-foto kecelakaan anak saya yang dikirim oleh temannya," ungkap Rahel.

Sementara itu, Lambert Mata, sepupu Imanuel mengaku sudah mendatangi pihak BP3TKI Kupang untuk meminta bantuan agar jenazah Imanuel bisa dipulangkan ke Kupang.

Untuk sementara, kata Lambert, meminta keluarga untuk bersabar, karena BP3TKI tengah melacak di mana persisnya keberadaan Imanuel.

Lambert mengungkapkan keluarga juga kesulitan biaya untuk pemulangan jenazah.

"Yah kami tidak punya cukup dana untuk membiayai pemulangan jenazah, semoga pemerintah, BP3TKI bisa membantu," ungkap Lambert.

Di rumah Imanuel, tetangga, keluarga dan sahabat/kenalan berdatangan untuk berdoa bersama.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved