Gubernur Viktor Beri Warning PT IDK Sampai Akhir Oktober Harus Panen Garam

Jika PT IDK tidak mampu, Gubernur Viktor mengancam akan mengalihkan ke perusahan yang lain yang lebih berani.

Gubernur Viktor Beri Warning PT IDK Sampai Akhir Oktober Harus Panen Garam
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat mengunjungi lokasi tambak garam yang berlokasi di Desa Rabasa, Kecamatan Malaka Barat, September 2018 lalu. 

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS

GUBERNUR---Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mendatangi lokasi tambak garam PT Inti Daya Kencana (IDK) di Weseben, Kecamatan Wewiku, Selasa (26/3/2019).

Gubernur Viktor Beri Warning PT IDK Sampai Akhir Oktober Harus Panen Garam

POS-KUPANG.COM| BETUN--Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dan Sekda Malaka, Donatus Bere mendatangi lokasi tambak garam PT Inti Daya Kencana (IDK) di Weseben, Kecamatan Wewiku, Selasa (26/3/2019).

Setiba di lokasi, pihak PT IDK memberikan penjelasan terkait dengan kegiatan tambak garam tersebut. Awalnya gubernur mendengar paparam dari pegawai PT IDK. Ketika menjelaskan bahwa aktivitas tambak garam berhenti atau stop kegiatan karena ada yang protes, Gubernur Viktor langsung menyambarnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberi warning kepada PT Inti Daya Kencana (IDK) agar mulai hari ini segera melanjutkan pekerjaan tambak garam di Malaka hingga bisa memproduksi garam.

Jika PT IDK tidak mampu, Gubernur Viktor mengancam akan mengalihkan ke perusahan yang lain yang lebih berani.

Peringatan Hari Ini, Mulai Dari Potensi Gelombang Setinggi 2,0 M, Hujan, Petir dan Angin Kencang

Live Streaming & Sinopsis Drama Korea 100 Days My Prince Episode 3 Tayang Rabu 27/3/2019 di Trans TV

Ramalan Zodiak Rabu 27 Maret 2019, Capricorn Tenang, Aries Ketemu Teman Lama, Leo Dapat Pengakuan

BERITA POPULER: Foto Terakhir Mahasiswi Poltekes Kupang, V BTS Hampir Pingsan & Ramalan Zodiak

"Kalau kamu stop saya cabut. Saya kasih ke orang yang berani. Kalau ada yang ribut saya yang datang," perintah Viktor kepada PT IDK.

Viktor memberi deadline waktu kepada PT IDK sampai akhir Oktober 2019, garam sudah bisa dipanen.

"Oktober akhir panen yah, hitung mulai besok. Daripada izin berlama-lama, pokoknya Oktober saya mau panen," tegas Viktor.

Menurut Viktor, Indonesia masih mengimpor garam oleh karena itu NTT mesti kerja agar bisa menyumbang garam untuk memenuhi kebutuhan garam.

"Kita punya mimpi karena Indonesia masih impor. Kita lagi kerja supaya tidak impor. Jalan terus," perintah Viktor disambut tepukan tangan dari warga.

Simak vidio penegas Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,
Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved