TRIBUN WIKI: Aneka Produk Kerajinan Masyarakat Dipromosikan di Galeri Tenun Atambua

Galeri Tenun Atambua yang terletak di Haliwen, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu menyediakan aneka produk kerajinan

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Produk tenun ikat pewarna alam yang dipampang di Galeri Tenun Atambua, saat diambil gambar, Selasa (26/3/2019). 

TRIBUN WIKI: Aneka Produk Kerajinan Masyarakat Dipromosikan di Galeri Tenun Atambua

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Galeri Tenun Atambua yang terletak di Haliwen, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu menyediakan aneka produk kerajinan tangan masyarakat Belu.

Produk kerajinan tangan yang dipromosikan berupa kain tenun ikat pewarna alam, sarung motif Rainanuk, anyaman dari pandan dan lontar serta ukiran kayu.

Bagi Anda yang ingin membeli produk bisa datang langsung ke Galeri Tenun Limarasan Diak ini. Letaknya strategis di pinggir jalan utama menuju Bandara A.A Bere Talo.

Dari bandara sekitar 200 meter saja. Galeri Tenun dibuka setiap hari kerja Sanin-Jumat, pukul 08.00-15.00 Wita.

Pegawai Galeri Tenun Atambu, Theresia Bere saat ditemui Pos Kupang.Com mengatakan, harga produk kerajinan masyarakat tersebut cukup terjangkau.

VIDEO: Begini Cara Membaca Pesan di WhatsApp yang Sudah Terlanjur Dihapus

Wakapolda NTT, Jhoni Asadoma Kunjungi Polres TTU

Menyambut HUT Ke-14, SMAN 1 Haharu Sumba Timur Bersihkan Mesjid dan Gereja

Untuk tenun ikat pewarna alam dijual dengan harga Rp 550 ribu, selempang berkisar 200.000-250.000 per lembar, sarung motif Raimanuk seharga Rp 1 juta per lembar.

Kemudian, ukiran kayu Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu. Anyaman Rp 25 ribu sampai 80 ribu dan kopi arabika Lakmaras kemasan 500 gram seharga Rp.75 ribu.

Menurut Theresia, pembeli produk-produk tersebut biasanya tamu-tamu dari luar daerah.

"Yang biasa datang beli ke sini itu tamu-tamu pejabat dari luar daerah. Kalau ada kunjungan pasti banyak yang datang beli," kata Theresia. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved