Kadishub Matim: Tingkatkan SDM, Sopir Kendaraan Operasional Dinas yang Ugal-ugalan Ikut Diklat

Kadishub Matim: tingkatkan SDM, sopir kendaraan operasional dinas yang ugal-ugalan ikut diklat

Kadishub Matim: Tingkatkan SDM, Sopir Kendaraan Operasional Dinas yang Ugal-ugalan Ikut Diklat
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Kadishub Matim, Drs. Isidorus Dasar 

Kadishub Matim: tingkatkan SDM, sopir kendaraan operasional dinas yang ugal-ugalan ikut diklat

POS-KUPANG.COM | BORONG - Pemkab Manggarai Timur (Matim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Matim yang dipimpin Kadis Isidorus Dasar kini tengah berupaya meningkatkan sumber daya manusia ( SDM ) bagi sopir kendaraan dinas, juru parkir dan pengatur lalu lintas (Lalin) di Matim.

Upaya yang dilakukan Dishub Matim dengan memberikan pendidikan kilat (Diklat) dalam rangka meningkatkan kemampuan di bidang tugasnya masing-masing.

Bahas DAK Afirmatif Rp 19 Miliar di Pemkab Kupang, Anton Natun Berang dan Suara Meledak-ledak

Selain itu, Dishub Matim ingin para sopir, pengatur lalu lintas dan juru parkir memahami tata cara kerja sesuai ketentuan yang berlaku serta membentuk pribadi yang berkarakter disiplin dan beretika baik.

Demikian disampaikan Kadishub Matim, Drs. Isidorus Dasar, kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (26/03/2019) siang.

104.853 anggota KPPS akan Amankan 14.979 TPS di Seluruh NTT

"Kami telah menandatangani MOU dengan Balai Diklat Perhubungan Darat di Denpasar- Bali di tahun anggaran berjalan. Dalam MOU tersebut disepakati beberapa hal terkait peningkatan SDM di bidang perhungan darat melalui kegiatan diklat sopir, juru parkir dan pengatur lalulintas," ujar Isodorus.

Ia menegaskan, diklat yang dilakukan pihak sangat penting karena berkaitan dengan dunia kerja modern kini menuntut semua personil untuk cakap dan cekat dalam bekerja.

"Dunia modern sekarang butuh orang yang cakap dalam bekerja dan cekatan dalam menanggapi kondisi. Untuk itu, perlu ditingkatkan SDM bagi pelaku pengemban tugas di lapangan dalam menjalani tupoksi," ujar Isidorus.

Terkait karakter dan prilaku, Kadis murah senyum itu, mengatakan, salah satu tujuan diklat itu adalah membentuk karakter.

"Terkait perilaku dan karakter itu menjadi target utama bagi para sopir, juru parkir dan pengatur lalin. Karakter mereka wajib dibentuk serta mentalnya dikelola agar menjadi pribadi yang baik dan beretika. Bayangkan banyak sopir operasional pemerintah yang ugal ugalan, merokok sambil menyetir dan bahkan bermain HP sambil nyetir. Mental-mental seperti ini yang diatur agar bisa menjadi pelayan yang baik dan beretika," tegas Isidorus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved