Joko Driyono Pastikan Tetap Kooperatif Walaupun Ditahan

- Tersangka perusakan barang bukti kasuspengaturan skor Joko Driyono akan kooperatif setelah ditahan oleh Satuan Tugas Antimafia Bola per Senin

Joko Driyono Pastikan Tetap Kooperatif Walaupun Ditahan
Foto/ANtaranews.com
Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah) mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (26/3/2019) dinihari. 

POS KUPANG.COM -- Tersangka perusakan barang bukti kasuspengaturan skor Joko Driyono akan kooperatif setelah ditahan oleh Satuan Tugas Antimafia Bola per Senin (25/3/2019) hari ini.

"Ya Pak Joko prinsipnya tetap kooperatif artinya tetap mengikuti prosedur dan menyerahkan seluruhnya ke kuasa hukum seperti itu," kata kuasa hukum Jokdri, Andru Bimasetta di Mapolda Metro Jaya, Senin malam.

Andru menuturkan, pihaknya belum menentukan langkah hukum selanjutnya setelah penahanan Jokdri. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk menghadirkan saksi yang meringankan dari kalangan pejabat PSSI.

Andru pun menilai Satgas Antimafia Bola telah bekerja secara profesional dalam memutuskan penahanan terhadap Plt Ketua Umum PSSI tersebut.

BREAKING NEWS : Mahasiswi Poltekes Kemenkes Kupang Meninggal Terseret Kereta Api

"Satgas bekerja juga sangat profesional ya, artinya mereka dalam menetapkan atau apa ada alat ukur dan bukti-bukti," ujar Andru.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Antimafia Bola menahan Jokdri karena diduga merusak barang bukti yang terkait dengan pengaturan skor di pertandingan Liga 3 antara Persibaran Banjarnegara vs PS Pasuruan.

Aksi itu diduga dilakukan Joko untuk menghambat langkah Satgas Antimafia Bola mengusut kasus pengaturan skor.

"Untuk mengaburkan, sehingga barang bukti yang kita butuhkan tidak ada, kita tak bisa menggali lagi pengaturan skor lain," kata Kepala Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo di Mabes Polri, Senin sore.

Jokdri akan ditahan selama 20 hari di Mapolda Metro Jaya mulai Senin ini hingga Sabtu (13/4/2019) mendatang. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved