Gunung Everest Mencair Ratusan Mayat Pendaki Bermunculan

Akibat pemanasan global, lapisan es Gunung Everest mencair dan memunculkan ratusan jasad pendaki yang hilang, Jumat (22/3/2019).

Gunung Everest Mencair Ratusan Mayat Pendaki Bermunculan
ist
Gunung Everest

"Saya sendiri telah mengambil sekitar 10 mayat dalam beberapa tahun terakhir dari berbagai lokasi di Everest. Jelas semakin banyak dari mereka yang muncul sekarang." kata seorang pejabat pemerintah yang menjadi penghubung di Everest.

WOW, Ada Sampah 8,5 ton di Gunung Everest

29 Mei 1953, Puncak Gunung Everest Ditaklukkan untuk Kali Pertama

Pejabat Asosiasi Operator Ekspedisi Nepal (EOAN) mengatakan, berurusan dengan jasad tidaklah mudah.

Mereka harus menurunkan semua tali dari kamp yang lebih tinggi di pegunungan Everest dan Lhotse pada musim pendakian.

"Masalah ini perlu diprioritaskan oleh pemerintah dan industri pendakian gunung," kata Dambar Parajuli, presiden EOAN.

"Jika mereka bisa melakukannya di sisi Everest di Tibet, kita bisa melakukannya di sini juga." lanjut Dambar Parajuli.

Pada tahun 2017, sempat muncul tangan jasad seorang pendaki di Camp 1.

Untuk mengevakuasi jasad tersebut, operator ekspedisi harus mengerahkan pendaki profesional dari komunitas Sherpa untuk memindahkannya.

Suatu Hari Nanti, Gunung Everest Tidak Bisa Didaki Lagi?

Usia 13 Tahun Mendaki Gunung Everest

Selain itu, jasad pendaki lain muncul di permukaan Gletser Khumbu pada tahun yang sama.

Dikutip dari BBC, Permukaan Gletser Khumbu atau yang dikenal sebagai Air Terjun Khumbu merupakan tempat sebagian besar jasad muncul beberapa tahun terakhir.

Mengevakuasi jasad memang membutuhkan biaya yang cukup banyak.

Dari keterangan para ahli, biaya penurunan jasad dari Gunung Everestsekitar 40 ribu hingga 80 ribu US dolar.

Para ahli mengatakan, setiap keputusan tentang apa yang harus dilakukan dengan jasad pendaki di gunung juga merupakan masalah yang sangat pribadi. (*)

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved