Camat dan Kepsek SMAN 1 Rindi Umalulu, Sumba Timur Bersepakat Selesaikan Kisruh Dengan Baik

Camat Rindi Umalulu, Nanga Ranja Ruwa, S.E dan pihak SMAN 1 Rindi Umalulu akhirnya berdamai.

Camat dan Kepsek SMAN 1 Rindi Umalulu, Sumba Timur Bersepakat Selesaikan Kisruh Dengan Baik
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Camat dan Kepala SMAN 1 Rindi Umalulu tanda tangan kesepakatan damai 

Camat dan Kepsek SMAN 1 Rindi Umalulu Kabupaten Sumba Timur Berdamai

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU-  Camat Rindi Umalulu, Nanga Ranja Ruwa, S.E dan pihak SMAN 1 Rindi Umalulu akhirnya berdamai.

Sebelumnya, Camat  dan pihak SMAN 1 Rindi Umalulu sempat 'berseteru' terkait tindakan camat yang  menyuruh para penghuni sekolah itu jongkok karena bendera di Halaman Sekolah robek.  Para guru, siswa dan alumni dari sekolah itu pun protes atas tindakan camat karena dianggap melecehkan pihak sekolah.

Kedua belah pihak pun akhirnya bersepakat menyelesaikan persoalan itu dengan cara damai melalui  surat pernyataan oleh pihak pertama Kepsek SMAN 1 Rindi Umalulu Bernardus Ngabi Nggaba, S.Ag, dan pihak kedua Camat Umalulu Nanga Ranja Ruwa, SE diatas materai 6000.

Guru SMAN 1 Rindi Umalulu Merasa Dilecehkan Karena Camat Suruh Jongkok

VIRAL: Siswa SMP Rindi Umalulu Tewas Dibunuh Teman-temannya? Begini Curhat Sang Ayah

Penyelesaian persoalan itu berlangsung di SMA Negeri 1 Rindi Umalulu, Sabtu (23/3/2019).

Bunyi dalam surat pernyataan yang dikirim oleh Camat Umalulu Nanga Ranja Ruwa melalui pesan WatsApp kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (23/3/2019) sore, pihak pertama dan pihak kedua bersepakat menyelesaikan permasalahan dengan cara yang lebih baik untuk mencegah semakin banyaknya pemahaman terkait insiden yang terjadi pada hari Senin 18 Maret 2019 pada saat upacara bandera di SMA negeri 1 Rindi Umalulu yang merupakan kesalahan bersama atas kejadian yang tidak disengaja oleh kedua belah pihak serta berjanji untuk tidak mengulanginya lagi ke depan. Maka oleh sebab itu pihak pertama dan pihak kedua bertanggungjawab untuk meredam pemahaman yang berbeda pada Instansi masing-masing.

Demikian surat pernyataan ini kami (pihak pertama dan pihak kedua) buat dengan sadar dan sehat jasmani tanpa ada paksaan dari pihak manapun untuk digunakan sebagai mana mestinya.

Surat pernyataan itu ditandatangani oleh pihak pertama Kepsek SMAN 1 Rindi Umalulu Bernardus Ngabi Nggaba, S.Ag, dan pihak kedua Camat Umalulu Nanga Ruwa, SE diatas materai 6000 dan sebagai saksi Kapolsek Umalulu Iptu. Jumaeni dan Danramil 1601-02 Rindi Umalulu Kapten Inf. Marselinus Lebi.

Penjabat Sekda Sumba Timur Sebut Apa Yang Dilakukan Camat Umalulu Benar

Nanga Ranja Ruwa melalui sambungan telepon kepada POS-KUPANG. COM juga mengatakan sesungguhnya ia bukan menghukum tetapi mengajak mereka untuk jongkok karena menghormati bandera merah putih yang robek yang tidak diduga.

Sehingga dalam surat pernyataan itu juga pihak pertama dan pihak kedua merasah bahwa kejadian itu tidak direncanakan sehingga bersepakat untuk menyelesaikan dengan cara baik.

Ranja Ruwa juga mengatakan yang memedisasi untuk penyelesaian persoalan antara kedua belah pihak yakni Danramil Rindi Umalulu dan sebagai saksi-saksi Kapolsek Umalulu dan Danramil itu sendiri.

"Sebenarnya penyelesaian persoalan itu sudah sebelumnya, namun karena pak Kepsek menunggu saya, saya juga menunggu dia, kami tidak tahu padahal saling menunggu untuk menyelesaikan persoalan itu. Jadi persoalan itu sudah selesai dan sudah aman,"ungkap Ranja Ruwa.

Lima Kades di Sumba Timur Dilaporkan Kepada Polisi Terkait Pengelolaan Dana Desa

Ranja Ruwa juga mengatakan, ia mengambil sebagai Inspektur Upacara itu karena melihat anak-anak siswa perompuan di sekolah itu berkelahi pada Jumat pekan lalu karena ia juga sebagai kepala wilayah. Sehingga tujuanya untuk memberikan pembinaan kepada siswa dan menguatkan kepada Para guru.

"Jadi tidak ada yang bilang suruh jongkok ibu hamil na, saya juga tidak jalan keliling perintahkan mereka untuk jongkok itu sama sekali tidak ada,"tandasnya. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved