Polisi Masih Selidiki Motif Penikaman Mahasiswa di TTU

Polisi masih menyelidiki kasus mahasiswa tikam mahasiswa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Jumat (22/3/2019).

Polisi Masih Selidiki Motif  Penikaman Mahasiswa di TTU
Pos Kupang.com/Thomy Mbunga Nulangi
Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto 

Polisi Masih Selidiki Motif  Penikaman Mahasiswa di TTU

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Polisi masih menyelidiki kasus mahasiswa tikam mahasiswa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Jumat (22/3/2019). 

Kapolres Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan hal itu ketika  ditemui di Kefamenanu, Sabtu (23/3/2019).

Rishian mengatakan, pihaknya telah menerima laporan polisi terkait dengan kasus mahasiswa tikam mahasiswa.

Dijelaskan Rishian, lokasi terjadinya penikaman tersebut di perumahan BTN, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kefa Selatan, Kabupaten TTU, pada hari, Jumat (22/3/2019) sekira pukul 21:00 Wita.

"Benar ada laporan polisi terkait dengan kasus penikaman di BTN taid malam," kata Rishian kepada Pos Kupang melalui sambungan telepon WhatsApp, Sabtu (23/3/2019) siang.

BREAKING NEWS: Mahasiswa Tikam Mahasiswa Terjadi di TTU

Terkait dengan motif pelaku sehingga melakukan penikaman kepada korban, jelas Rishian, sampai saat ini dirinya belum mendapatkan laporan hasil penyelidikan dari penyidik Reskrim Polres TTU.

"Ini yang belum saya dapat dari anggota. Nanti saya tanyakan kepada anggota ya," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten TTU berinisial RT (24), melakukan penikaman kepada korban berinisial MKSB.

Kasus Penikaman di Belu: Pelaku Datang Dari Arah Dapur Sambil Bawa Pisau Lalu Tikam Ibu Kandung

Akibatnya, MKSB mendapat dua luka tusukan serius sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Belu untuk mendapatkan pertolongan medis.

Pada saat itu, pelaku melakukan penikaman menggunakan sebila pisau kepada korban sehingga mengenai pada bagian perut sebanyak dua kali hingga menembus lambung.

Teman korban kemudian melaporkan kejadian penikaman tersebut kepada pihak Polres TTU guna diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Sampai dengan saat ini, belum diketahui apa motif, sehingga pelaku kemudian melakukan penikaman kepada korban. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved