Berita Pendidikan

Ibu PKK dan Karang Taruna di Belu Diajar Buat Ikan Nipi Asap

Para ibu PKK dan Karang Taruna di di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, membuat Ikan Nipi Asap.

Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Apolonia Matilde
Dokumentasi/ Ayub Meko
Ibu PKK dan Karang Taruna di Belu diajak membuat ikan nipi asap 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Para ibu PKK dan Karang Taruna di di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, membuat Ikan Nipi Asap dan Tuna Asap serta olahan lanjutan berupa Sambal Ikan Nipi Asap dan Pempis Tuna Asap.

Pelatihan diberikan oleh Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana (Ukaw) Kupang yang melakukan Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) di desa tersebut, Sabtu (9/3/2019).

Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Dr. Ir. Ayub UI Meko, M.Si, kepada Pos Kupang, Jumat (22/3/2019), mengatakan Ukaw Kupang dalam semester ganjil Tahun Akademik 2018/2019 mengirim mahasiswa untuk melakukan KBPM di 76 desa yang meyebar di Kabupaten Belu, Malaka, TTU, TTS, Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Barat, Sumba Barat Daya dan Kota Kupang.

Ramalan Zodiak Siang, Sabtu 23 Maret 2019, Capricorn Dapat Pesan Psikis, Pisces Hadiah Indah

Fokus kegiatannya, kata Ayub, pada pengembangan tanaman kelor sebagai tanaman industri, penataan administrasi desa serta pengembangan potensi desa sesuai kondisi masing-masing desa yang memiliki prospek secara ekonomis.

Menurut Ayub, Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, terpilih sebagai salah satu lokasi KBPM semester ini. Mahasiswa yang melakukan KBPM di desa tersebut berjumlah 14 orang.

Desa Kenebibi, kata Ayub, berada di pesisir pantai Teluk Gurita Atapupu dan dilewati jalan negara dari Atambua ke Timor Leste.

Selain itu, lanjut Ayub, Desa Kenebibi berada tujuh kilo meter dari perbatasan RI-Timor Leste (Motaain) yang saat ini telah dibangun pasar internasional dan menunggu pengoperasiannya.

Dia mengatakan, salah satu potensi sumber daya alam desa yang melimpah adalah ikan nipi dan ikan tuna.

Ajak Siswa Kuliah di UMK, Ini Yang Dilakukan Dosen Muda di Lembata

"Sekitar 55 persen penduduk desa ini berprofesi sebagai nelayan. Jika musim melimpah ikan nipi dijual dengan harga murah yakni Rp 500/ekor," katanya.

Menurut Ayub, kehadiran mahasiswa di Desa Kenebibi adalah belajar dari aktivitas masyarakat, mendata potensi dan permasalahan, lalu berusaha memberikan pendampingan untuk memperbaiki taraf hidupnya.

Dikatakannya, variasi olahan ikan nipi belum banyak dikenal masyarakat terutama di Desa Kenebibi sementara potensinya melimpah.

"Olahan sambal nipi asap yang dibuat dan dikemas dengan baik dapat bertahan hingga 12 hari pada suhu kamar dan empat bulan dalam suhu dingin. Selain produknya minim kadar airnya, terdapat senyawa asap dan bumbu yang berperan sebagai pengawet dan pemberi cita rasa spesifik," katanya.

Blanko KTP Elektronik Dukcapil Kota Kupang Aman

Penyuluhan kegiatan dibuka Kepala Desa Kenebibi, Maria Yovita Anok.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved