Menyedihkan, Kepala Sekolah Cabuli Siswi SMP di Ende

polisi memang telah mengamankan oknum kepala sekolah terkait dengan kasus pencabulan yang melibatkan dirinya

Menyedihkan, Kepala Sekolah Cabuli Siswi SMP di Ende
Shutterstock
lustrasi korban pencabulan 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romuldus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---BS (59) Kepala Sekolah (Kepsek) salah satu sekolah SMP di Kota Ende diduga melakukan aksi pencabulan terjadap siswa putri di sekolah tersebut. Saat ini yang bersangkutan telah diamankan polisi di sel Mapolres Ende guna menjalani proses hukum selanjutnya.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin mengatakan hal itu, Jumat (22/3/2019) di Mapolres Ende.

Meskipun tidak secara gamblang menceritakan kronologis kasus pencabulan yang melibatkan oknum kepala sekolah namun Kapolres Achmad Muzayin mengatakan bahwa polisi memang telah mengamankan oknum kepala sekolah terkait dengan kasus pencabulan yang melibatkan dirinya setelah polisi menerima laporan dari masyarakat.

“Iya memang benar ada kasus pencabulan yang sedang ditangani oleh kepolisian kepada yang bersangkutan telah dilakukan penangkapan dan diamankan di Mapolres Ende,”kata Kapolres Achmad.

Untuk informasi lebih rinci Kapolres meminta agar menghubungi Kasat Reskrim Polres Ende.

Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Sujud Alif yang dikonfirmasi terkait dengan kasus pencabulan yang diduga dilakukan oknum kepala sekolah di salah satu SMP di Kota Ende mengatakan bahwa polisi memang telah mengamankan pelaku atas nama BS (59) tahun setelah mendengar laporan dari masyarakat dan juga demi keamanan yang bersangkutan.

Iptu Sujud Alif mengatakan bahwa dalam pemeriksaan kepolisian terungkap bahwa oknum kepala sekolah atas nama BS diduga melakukan pencabulan kepada 3 siswa masing-masing Ny (15) dan PT (14) serta DJ (12).

Terungkapnya kasus pencabulan tersebut berdasarkan pengaduan dari korban atas nama DJ (12) kepada orangtuanya.

Menurut pengakuan DJ kepada orang tuanya bahwa oknum kepala sekolah pernah memanggil dirinya ke ruangan untuk berfoto dan pada saat sesi foto oknum kepala sekolah lalu merangkul serta mencium dirinya.

Tidak terima atas tindakan kepala sekolah orangtua bersama pegiat LSM di Ende melaporkan ke polisi,ujar Kasat Reskrim, Sujud Alif.

Berdasarkan pemeriksaan ternyata aksi pencabulan yang dilakukan oknum kepala sekolah tidak hanya 1 korban namun sampai 3 orang korban.

“Untuk sementara ada 3 korban dan kita akan kembangkan pemeriksaan apa memang hanya 3 korban atau masih ada korban yang lainnya,”kata Iptu Sujud Alif.

Atas perbuatannya yang bersangkutan diancam dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun karena melanggar pasal 81 dan 82 UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Kasat Reskrim mengatakan bahwa oknum kepala sekolah telah ditetapkan menjadi tersangka karena telah memenuhi unsur dan bukti permulaan yang cukup. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved