Gugatan Pemblokiran Sepihak Rekening Nasabah oleh Bank NTT, Para Pihak Sepakat Berdamai

sidang mediasi yang berlangsung di ruang mediasi Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang pada Rabu (20/3/2019) sore.

Gugatan Pemblokiran Sepihak  Rekening Nasabah oleh Bank NTT, Para Pihak Sepakat Berdamai
POS KUPANG/RYAN NONG
Penggugat Boby Hartono Tantoyo SH (kedua kanan) direktur utama PT Rimba Mas Indah bersama tim kuasa hukumnya usai sidang mediasi perkara gugatan perbuatan tidak menyenangkan Bank NTT di PN Kupang, Rabu (20/3/2019). 

Sidang berikut, lanjutnya, akan dilangsungkan pada Kamis 28 Maret 2018 dengan agenda pengajuan draft perdamaian.

VIDEO: 4 Tahun Jadi Driver Ojek Online, Kondisi Rumah Driver Ini Sungguh Sangat Mengejutkan

Kualifikasi Euro, Pogba sebut Le Bleus Siap Menghadapi Moldova

Pagi Ini Sudah Dua Kali Gempa Bumi Guncang Sumba, NTT

Danau Sentani Meluap, 25 Kampung diJayarapura Terendam Banjir, Ini Data Terkini

Senada, hakim mediator Wempy WJ Duka SH MH kepada POS-KUPANG.COM menjelaskan kedua pihak telah telah mencapai kata sepakat dalam sidang mediasi yang dipimpinnya pada Rabu sore. Kedua belah pihak, lanjutnya beritikad untuk menyelesaikan kasus tersebut dengan jalan damai.

“Baik pihak Boby Hartono Tantoyo selaku penggugat dan pihak Bank NTT selaku tergugat telah mencapai kata sepakat untuk melanjutkan perkara ini melalui jalan damai. Sehingga dalam sidang mediasi berikutnya, para pihak akan membawa dan mengajukan draft perdamaian untuk dibahas bersama,” katanya.

Sidang mediasi yang berlangsung hari ini merupakan sidang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan sidang pertama pada Rabu (13/3/2019) yang dipimpin hakim Anak Agung Aripati Nawaksara SH,MH yang memutuskan menunjuk hakim mediator, Wempy WJ Duka SH, MH untuk memediasi para pihak dalam perkara ini.  

Sebelumnya, kepada wartawan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Rabu (13/3/2019), kuasa hukum Boby Hartono Tantoyo, Lesly Anderson Lay, SH mengatakan, kliennya mengajukan gugatan karena Bank NTT telah melakukan pemblokiran terhadap rekening atas nama Boby Hartono selaku Direktur Utama PT. Rimba Mas Indah secara sepihak.

Bahkan, pihak  Bank NTT juga tidak memiliki niatan baik untuk menginformasikan atau memberikan klarifikasi setelah kliennya beberapa kali melayangkan surat.

Ini Alasan Penyerang LA Galaxy Zlatan Ibrahimovic Tolak Bergabung Man City

Viral, Satpol PP Benarkan Pengemis di Bogor Bernama Abah dan Anaknya Memiliki Mobil

Sepuluh Lokasi Wisata Favorit di Sumba Diprediksi BMKG Diguyur Hujan Siang Ini

Ia menjelaskan, kliennya mempunyai rekening giro pada Bank NTT Cabang Sabu dengan nomor rekening 021.01.13.000275-1 atas nama PT Rimba Mas Indah / Boby Hartono Tantoyo.

Di rekening tersebut, penggugat menerima pembayaran untuk paket pekerjaan peningkatan jalan Bali-Biu tahun anggaran 2017 sebesar Rp 1.816.484.746. Namun tanpa alasan yang jelas, tergugat melakukan pemblokiran terhadap rekening milik kliennya.

Kliennya, lanjut Lesly, telah melayangkan surat perihal permintaan klarifikasi kepada Bank NTT sebanyak tiga kali yakni pada 27, 28 dan 29 Agustus 2019. Namun, surat surat itu tidak digubris.

Pada 6 September 2018, ketika kliennya mencoba melakukan pencairan dana sebesar Rp 500 juta menggunakan cek Bank NTT nomor BP 1293774 melalui Bank BRI Cabang Kupang, dana milik kliennya itu tidak dapat dicairkan.

Halaman
123
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved