Gugatan Pemblokiran Sepihak Rekening Nasabah oleh Bank NTT, Para Pihak Sepakat Berdamai

sidang mediasi yang berlangsung di ruang mediasi Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang pada Rabu (20/3/2019) sore.

Gugatan Pemblokiran Sepihak  Rekening Nasabah oleh Bank NTT, Para Pihak Sepakat Berdamai
POS KUPANG/RYAN NONG
Penggugat Boby Hartono Tantoyo SH (kedua kanan) direktur utama PT Rimba Mas Indah bersama tim kuasa hukumnya usai sidang mediasi perkara gugatan perbuatan tidak menyenangkan Bank NTT di PN Kupang, Rabu (20/3/2019). 

Gugatan Pemblokiran Sepihak  Rekening Nasabah oleh Bank NTT, Para Pihak Sepakat Berdamai

 POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pihak penggugat dan tergugat dalam kasus gugatan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Bank NTT cq Bank NTT Cabang Sabu Raijua yang memblokir secara sepihak rekening atas nama nasabah Boby Hartono Tantoyo SH (44) direktur utama PT Rimba Mas Indah sepakat untuk berdamai.

Kesepakatan ini tercapai dalam sidang mediasi yang berlangsung di ruang mediasi Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang pada Rabu (20/3/2019) sore.

Sidang mediasi dipimpin oleh hakim mediator, Wempy WJ Duka SH,MH dan dihadiri oleh pihak penggugat, Boby Hartono Tantoyo bersama tim kuasa hukumnya; Lesly Anderson Lay SH, Arnold JF Sjah SH M.Hum, Petrus Ufi SH, Dan Albrenus Fattu SH dan Tommy MD Jacob SH serta pihak tergugat Bank NTT yang diwakili oleh kuasa hukumnya John Saban SH dan Virgin Manu SH.

Sidang mediasi yang berlangsung sekira satu jam itu berlangsung tertutup.  

Polisi asal Nunukan Tewas saat Kontak dengan Sipil Bersenjata di Nduga-Papua

 

Kepada wartawan usai sidang, Lesly Anderson Lay SH selaku ketua tim kuasa hukum Boby Hartono Tantoyo menyampaikan bahwa pada prinsipnya tujuan daripada mediasi itu supaya bisa terwujud perdamaian. Lebih lanjut, perdamaian bisa terjadi apabila para pihak sepakat untuk mau membuka ruang untuk mediasi.

Pengacara muda ini mengatakan, berdasarkan pembicaraan dan pertimbangan kedua pihak maka tercapai kesediaan untuk berdamai dalam perkara ini.

“Tadi dalam mediasi, baik kami selaku pihak penggugat maupun pihak bank NTT sebagai pihak tergugat bersedia untuk dimediasi. Kedua pihak punya keinginan untuk berdamai,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, kesepakatan perdamaian tersebut akan ditindaklanjuti dengan pengajuan draft perdamaian yang berisi klausul perdamaian dari penggugat dan tergugat untuk mencapai kesepamahan yang akan dituangkan dalam akta perdamaian.

“Jadi tadi sesuai dengan petunjuk hakim mediator, pada sidang berikut para pihak membawa draft perdamaian untuk dibahas, apa tawaran penggugat dan apa tawaran tergugat akan disatukan. Apabila draft itu disepakati maka akan dibuat dalam akta perdamaian,” tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved