Bulu Mata Indonesia jadi Primadona di Italia

Seluruh produk adalah buatan tangan dengan bahan baku rambut asli manusia, suatu keunikan tersendiri dari produk serupa lainnya yang umumnya menggunak

Bulu Mata Indonesia jadi Primadona di Italia
Foto Antara
Bulu mata palsu dan wig Indonesia diminati di Italia permintaan terus meningkat 

POS KUPANG.COM -- Bulu mata palsu dan wig produksi Indonesia menjadi primadona pada Pameran Produk Kosmetik dan Kecantikan Cosmoprof  yang diadakan di Kota Bologna, Italia, dari  14 hingga 18 Maret lalu .

Pengunjung pameran dengan antusias mengunjungi stan Indonesia, dan banyak di antara mereka yang menyampaikan kekagumannya terhadap kualitas produk bulu mata dan rambut palsu produksi Purbalingga, Jawa Tengah, kata  Fungsi Penerangan KBRI Roma, Minister Counsellor Charles F. Hutapea kepada Antara London, Kamis.

Seluruh produk adalah buatan tangan dengan bahan baku rambut asli manusia, suatu keunikan tersendiri dari produk serupa lainnya yang umumnya menggunakan bahan baku sintetis.

BREAKING NEWS- Organisasi Teroris ISIS Segera Terhapus dari Peta dan akan Musnah

Bayern Muenchen Mulai Lirik Bintang Real Madrid Gareth Bale

Duta Besar di Roma, Esti Andayani yang turut hadir dalam pameran ini enyampaikan bahwa partisipasi Indonesia dalam Cosmoprof adalah dalam upaya memperluas akses pasar UKM dalam rangka pengembangan usaha dan penetrasi pasar global.

Dalam pertemuannya dengan .Gianpiero Calzolari, President of Bologna Fiere, Dubes Esti mengharapkan pameran seperti ini dapat diselenggarakan di Indonesia karena Indonesia memiliki nilai strategis dengan daya tarik potensi pasar yang besar, serta daya beli masyarakat kelas menengah yang kuat khususnya untuk produk kecantikan.

KBRI Roma dan ITPC Milan mendukung partisipasi lima perusahaan bulu mata dan rambut palsu Indonesia yaitu PT Bio Takara, CV Mitra Jaya Mandiri, PT Stellaris International, CV Indobeauty Cemerlang dan Shim Internasional.

Menurut Atase Perdagangan KBRI Roma, Sumber Sinabutar, selama empat hari kegiatan pameran, tercatat potensi penjualan senilai 9,97 juta dolar AS, meningkat sebesar 19,12 persen dibandingkan dengan pencapaian 2018 senilai 8,37 juta dolar

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari kehadiran dan partisipasi Indonesia secara konsisten dalam pameran Cosmoprof untuk memelihara komunikasi dan hubungan bisnis dengan para buyers dari tahun ke tahun.

Kesinambungan ini juga menghasilkan pengakuan terhadap bonafiditas perusahaan Indonesia dan potensi transaksi pembelian yang cukup besar.(*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved