Warga Palestina Terduga Penyerangan di Tepi Barat Ditembak Mati Pasukan Israel

Pasukan Israel, Selasa, menembak mati seorang warga Palestina yang diduga melakukan penikaman mematikan dan serangan penembakan di wilayah penduduka

Warga Palestina Terduga Penyerangan di Tepi Barat Ditembak Mati Pasukan Israel
ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamad Torokman/wsj.
Sejumlah tentara Israel melakukan operasi pencarian pelaku kasus penembakan oleh warga Palestina di Beit Fourik, Tepi Barat yang diduduki, Minggu (17/3/2019).

POS KUPANG.COM -Pasukan Israel, Selasa, menembak mati seorang warga Palestina yang diduga melakukan penikaman mematikan dan serangan penembakan di wilayah pendudukan Tepi Barat, dua hari sebelumnya, ungkap dinas keamanan Israel Shin Bet.

Menurut Shin Bet, penyerang itu tewas setelah dihujani peluru oleh pasukan Israel yang datang untuk menangkapnya. Kementerian Kesehatan Palestina membenarkan bahwa seorang warganya tewas dalam insiden tersebut, namun tidak memberikan informasi lebih lanjut.

Dalam insiden yang tampaknya terpisah, Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan dua warga Palestina yang lain juga ditembak mati oleh pasukan Israel di dekat Kota Nablus, Tepi Barat. Juru bicara Militer Israel mengatakan laporan tersebut sedang diperiksa.

Miliki Stadion Megah, Ini Model Kandang Baru Tottenham Hotspur Kapasitas 62 Ribu Penonton

Ini Penegasan Beppe Marotta CEO Inter Milan Soal Mauro Icardi

Pada Minggu, terduga pelaku penyerangan Palestina menikam seorang tentara Israel di persimpangan jalan utama yang ramai di Tepi Barat. Ia juga menembaki lokasi kejadian dengan menggunakan senapan wajib militer. Seorang rabi Israel tewas dan satu tentara terluka.

Warga Palestina, banyak dari mereka yang tidak terkait dengan kelompok bersenjata, melancarkan gelombang serangan di Tepi Barat pada akhir 2015 hingga 2016 namun sejak itu pula frekuensi aksi seperti itu berkurang.

Israel merampas Tepi Barat dalam perang Timur Tengah pada 1967. Warga Palestina berupaya untuk mendirikan sebuah negara di sana dan di Jalur Gaza, dengan Al-Quds (Jerusalem) Timur sebagai ibu kotanya. Pembicaraan damai antara Israel dan Palestina gagal pada 2014. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved