Ini Perintah Bupati untuk Bantu Korban Gizi Buruk di TTS

Peningkatan kasus gizi buruk di Kabupaten TTS mendapat perhatian serius dari Bupati TTS, Egusem Tahun. Dalam kesempatan beberapa waktu lalu, Bupati

Ini Perintah Bupati untuk Bantu Korban Gizi Buruk di TTS
Pos Kupang.com/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Tahun

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE- Peningkatan kasus gizi buruk di Kabupaten TTS mendapat perhatian serius dari Bupati TTS, Egusem Tahun.

Dalam kesempatan beberapa waktu lalu, Bupati Tahun yang diminta komentarnya terkait penanganan korban gizi buruk mengaku, sudah memerintahkan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk menangani para korban gizi buruk.

Dirinya menegaskan, pemerintah akan mengurus para korban kasus gizi buruk hingga tuntas.

" Saya sudah perintahkan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial urus sampai tuntas. Dinas sosial bantu makanan untuk keluarga korban, sedang Dinas Kesehatan urus korban hingga sembuh. Saya pastikan pemerintah akan urus korban gizi buruk hingga tuntas.

Terpisah, Wakil Pimpinan DPRD Kabupaten TTS, Imanuel Olin yang dihubungi pos kupang, Rabu (20/3/2019) melalui sambungan telepon seluler meminta pemerintah untuk menangani serius peningkatan kasus gizi buruk di Kabupaten TTS. Ia mengaku, prihatin dengan Jumlah kasus gizi buruk yang cukup tinggi di awal tahun 2019 ini.

Oleh sebab. Itu, dalam waktu dekat Imanuel berjanji akan melakukan peninjauan ke rumah sakit untuk melihat dari dekat kondisi korban gizi buruk.

Master Yeong Seong VI DAN asal Korea Selatan Tularkan Ilmu kepada Atlet Taekwondo NTT

" Kita minta pak bupati harus tekan dinas kesehatan dan rumah sakit untuk melakukan penanganan cepat guna menolong korban gizi buruk dan menekan angka kasus gizi buruk agar tidak meningkat. Bila perlu dirikan pos pemantauan dan reaksi cepat guna menangani para korban kasus gizi buruk. Dalam waktu dekat saya dan teman-teman DPRD akan turun ke rumah sakit untuk melihat kondisi korban gizi buruk," janjinya.

Diberitakan pos Kupang sebelumnya, Sepanjang bulan Januari hingga Maret 2019 RSUD Soe merawat 19 pasien dengan status gizi buruk dan komplikasi penyakit lain. Dua di antaranya, meninggal dua akibat komplikasi penyakit. Saat ini, tersisa 6 pasien gizi buruk yang masih dirawat di RSUD Soe.(*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved