Siaga Bencana, Kepala BPBD Sumbar Wajibkan Staf Hidupkan Handphone 1x24 Jam

Hal itu untuk memudahkan masyarakat memberikan laporan manakalah terjadi bencana alam terjadi wilayahnya atau daerah sekitar.

Siaga Bencana, Kepala BPBD Sumbar Wajibkan Staf Hidupkan Handphone 1x24 Jam
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Barat, Ir.Yanis Lubalu, M.Si

Siaga Bencana, Kepala BPBD Sumbar Wajibkan Staf Hidupkan Handphone 1x24 Jam

POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK--Kepala pelaksana badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat, Ir.Yanis Lubalu, M.Si, mengatakan, untuk mengantisipasi berbagai kejadian bencana alam yang datangnya tiba-tiba maka mewajibkan semua staf menghidupkan handphone selama 1 x 24 jam.

Hal itu untuk memudahkan masyarakat memberikan laporan manakalah terjadi bencana alam terjadi wilayahnya atau daerah sekitar.

Kepala pelaksana badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Sumba Barat, Ir.Yanis Lubalu, M.Si menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Selasa (19/3/2019).

Menurutnya, salah satu persoalan minimnya informasi atau laporan kejadian bencana alam di lapangan karena kurangnya akses informasi bagi masyarakat mengadukannya.

Karena itu semua staf termasuk kepala pelaksana penanggulangan bencana daerah wajib menghidupkan handphone 1x24 jam demi memudahkan masyarakat melaporkan peristiwa bencana alam yang terjadi.

Dengan demikian, pihaknya segera menurunkan tim ke lapangan melakukan survei memastikan kebenarannya dan seterusnya akan diberikan bantuan penangannya.

Jennie BLACKPINK Tampil Heboh, Pakai Gaun Tembus Pandang, Pose Sensualnya Bikin BLINK Gagal Fokus

Pemilu di Kota Kupang - Polres Kupang Kota Siagakan 508 Personel

KPU Malaka Berharap Parpol Utus Saksi yang Sudah Dibekali ke TPS

Janji Bupati Kamelus Pasang WiFI Gratis di Rumah Wunut Sudah Disikapi Dinas Kominfo Manggarai

Ia menyebutkan, data bencana alam yang menimpah masyarakat Sumba Barat terhitung Januari hingga Maret 2019 terdapat 12 kejadian yang dominan terjadi karena bencana angin dan hujan. Umumnya bangunan mengalami kerusakan ringan seperti atap rubuh. Semua korban bencana sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah Sumba Barat dalam hal ini badan penanggulangan bencana daerah.

Ke depan, pihaknya merekrut satu orang satu desa sebagai kader bencana alam. Tugasnya adalah memberikan informasi kepada pemerintah bila terjadi bencana di desa tersebut.

Dalam kesempatan itu Yanis Lubalu menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumba Barat secepatnya memberikan informasi kepada pemerintah bila terjadi bencana alam. Dengan demikian, pemerintah secepat pula menanganinya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved