Nikita Mirzani Ungkap Alasan Ajukan Nafkah Rp 500 Juta ke Dipo Latief

Pada sidang isbat perceraiannya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Nikita Mirzani disebut meminta uang nafkah ke Dipo Latief sebesar Rp 500 juta

Nikita Mirzani Ungkap Alasan Ajukan Nafkah Rp 500 Juta ke Dipo Latief
Instagram/nikitamirzanimawardi_17
Nikita Mirzani dan Dipo Latief 

Nikita Mirzani Ungkap Alasan Ajukan Nafkah Rp 500 Juta ke Dipo Latief

POS-KUPANG.COM- Pada sidang isbat perceraiannya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pembawa acara Nikita Mirzani (33) disebut meminta uang nafkah ke Dipo Latief sebesar Rp 500 juta.

Terkait hal ini, Nikita memberi penjelasan. "Jadi uang nafkah itu sudah enggak diberikan Dipo dari Agustus. Memang Niki juga enggak pernah nafkah ya karena Niki tahu keuangan dia juga.

Nah kenapa adanya nafkah sampai Rp 500 juta. Itu dikalkulasikan dari Agustus sampai melahirkan kalau dia mampu," ujar Niki saat ditemui di kediamannya di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan, Minggu (17/3/2019).

Nikita menjelaskan, jumlah sebesar Rp 500 juta itu adalah akumulasi nafkah dari Agustus 2018 hingga kelahiran bayi yang dikandungnya kelak.

Nikita Mirzani Doakan Pernikahan Syahrini dan Reino Barack: Semoga Bahagia Aja

Honor Nikita Mirzani Masih Ratusan Juta yang Belum Dibayar Mak Vera, Kenapa Bisa?

"Aduh itu kan 500 (juta) dikalkulasikan sampai lahiran. Misalkan lahirannya bulan Mei, akumulasikan aja dari Agustus. Masak Rp 500 juta enggak punya," ucap Niki.

Niki mengatakan bahwa dia tak mempermasalahkan bila Dipo tak mampu memenuhi tuntutannya tersebut.

"Kalau enggak mampu, ya sudah enggak usah banyak cakap, diam aja gitu. Gue juga enggak minta," kata Niki.

Pemain film Comic 8 itu menambahkan bahwa jumlah itu dicantumkan karena telah diatur dalam undang-undang.

"Sama seperti yang ini. Itu kan semua diwajibkan untuk ditulis, bukan Niki yang minta. Tapi memang sudah ada undang-undangnya," ungkap Niki. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nikita Mirzani Ungkap Alasan Ajukan Nafkah Rp 500 Juta ke Dipo Latief"

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved