Kadis Kesehatan Sumba Timur Menepis Isu Bahwa Pasien Perempuan Asal Kadumbul Meninggal Karena DBD

memang pasien itu juga menderita DBD, dan DBD nya sudah membaik dan sudah bisa diatasi oleh petugas medis

Kadis Kesehatan Sumba Timur Menepis Isu Bahwa Pasien Perempuan Asal Kadumbul Meninggal Karena DBD
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Kadis Kesehatan Sumba Timur Dr. Chrisnawan Try Haryantana. 

 Kadis Kesehatan Sumba Timur Menepis Isu Bahwa Pasien Perempuan Asal Kadumbul Meninggal Karena DBD

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Terkait isu yang mengatakan bahwa seorang pasien perempuan berusia 28 Tahun asal Kadumbul, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur yang meninggal, Senin (18/3/2019) malam sekitar pukul 21.00 Wita karena diserang demam berdarah (DBD).

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Sumba Timur Dr. Chrisnawan Try Haryantana menepis isu tersebut.

Dr. Chrisnawan ketika dihubungi POS-KUPANG. COM, Selasa (19/3/2019) pagi, menegaskan, pasien perempuan itu meninggal karena jantungan.

Dr. Chrisnawan juga menjelaskan, memang pasien itu juga menderita DBD, dan DBD nya sudah membaik dan sudah bisa diatasi oleh petugas medis. Namun karena pasien tersebut menderita penyakit jantung sehingga meninggal karena penyakit jantungan.

Hasil pertandingan Real Betis vs Barcelona, Hattrick Messi Bantu El Barca Raih 3 Poin

VIDEO: Keluhkan Sakit di Alat Vital, Ternyata Balita Usai 4 Tahun Ini Mengalami Hal Tragis Ini

Foto Anak Ayu Ting Ting Digendong Pria Misterius, Sosoknya Pernah Muncul di Postingan Umi Kalsum

OTT Romahurmuziy - Menteri Agama Cek Ruang Kerja Pasca Disegel KPK

"Bukan pasien itu meninggal karena penyakit jantung. Memang waktu itu dia penderita DBD, namun DBD-nya sudah membaik, sudah teratasi, cuman latar belakangnya penyakit jantung dan udah lama kayanya. Jadi meninggalnya karena jantuangan, jadi bukan karena DBD,"jelas Dr. Chrisnawan.

Dr. Chrisnawan juga mengatakan terkait kematian pasien ini bukan karena DBD tetapi karena jantungan, pihaknya juga sudah melakukan konfirmasi ke dokter ahlinya.

"Sudah dikonfirmasi ke dokter ahlinya juga,"ungkap Dr. Chrisnawan.

Direktur RSK Lindimara Dr.Alhairani K.L.M.Mesa kepada POS-KUPANG. COM melalui pesan WatsApp, sebelumnya, pada Senin (18/3/2019) malam hari membenarkan bahwa ada seorang pasien Wanita berusia 28 tahun, asal Kadumbul meninggal di RSK Lindimara.

Dr. Dr.Alhairani juga menjelaskan pasien yang meninggal itu juga dengan Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau DBD. Namun meninggalnya pasien itu bukan karena DHF atau DBD, namun karena masalah jantung atau ventrikel takikardi-ventrikel fibrilasi (VT-VF).

Halaman
123
Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved