Senin, 20 April 2026

Drainase di Jalan Pemuda Matawai Waingapu Sebagain Masih Tersumbat Lumpur dan Sampah

Saluran drainase di jalan Pemuda Matawai, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur belum terlihat baik.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Salah satu titik drainase yang masih terlihat dipenuhi sampah dan lumpur di jalan Pemuda Matawai. 

Drainase di Jalan Pemuda Matawai Waingapu Sebagain Masih Tersumbat Lumpur dan Sampah

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Saluran drainase di jalan Pemuda Matawai, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur belum terlihat baik.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Selasa (19/3/2019) terlihat saluran drainase di jalan Pemuda Matawai tepatnya di depan lapangan Pemuda Matawai dan di samping Kantor Dinas Kearsipan Sunba Timur masih terlihat tertutupi sampah, tanah dan rumput-rumput tumbuh subur menghiasi drainase itu.

Bukan hanya itu saja, terlihat juga satu titik di setelah pertigaan jalan El-Tari juga drainase kanan dan kiri dipenuhi lumpur bercampur sampah. Aliran air pada drainase itu sangat terhambat.

Namun pada titik ini, untuk saluran drainase pada sebelah kanan jalan ketika dari arah Lapangan Pemuda Matawai sudah sedang digali oleh sejumlah orang. Mereka tampak terlihat menggali tanah dan lumpur yang menutupi saluran drainase itu.

Begini Nasihat Rocky Balboa Buat Conor McGregor

9 Tuntutan AMAN Wilayah Nusa Bunga Saat Gelar Aksi Demonstrasi di Halaman Kantor Bupati Nagekeo

Ini Tiga Anak Sikka Berprestasi Terima Bantuan Mensos RI

Sedangkan drainase di sebelah kiri masih terlihat tertutup dan tersumbat dengan tanah lumpur bercampur dengan kotoran sampah seperti botol minuman mineral, botol minuman penyegar, kantong plastik, dan kotoran sampah lainya.

Markus Rihi salah satu warga ketika dimintai Komentarnya, meminta kepada pemerintah agar memperbaiki semua saluran drainase yang tertutup lumpur dan sampah sehingga air pada saluran drainase berjalan lancar.

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak boleh membuang sampah sembarangan sebab selain merusak pemandangan Kota, juga dapat menyebabkan timbulnya jentik-jentik nyamuk DBD pada kaleng atau botol bekas sampah yang tersimpan air. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved